Amanat Indonesia Ajak Kader PAN di Daerah Lebih Lantang Dukung Anies

Rabu, 07 Desember 2022 - 11:15 WIB
Mantan Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) tersebut menambahkan, hasil survei selalu menyatakan bahwa mayoritas pemilih PAN menjatuhkan pilihan kepada Anies dalam Pilpres 2024. "Nah, mestinya keputusan DPP PAN harusnya menjadi refleksi dari aspirasi arus bawah PAN. Bukan hanya membawa kepentingan segelintir orang. Tapi, justru cara berpikirnya adalah keputusan DPP haruslah selaras dengan apa yang menjadi aspirasi mayoritas akar rumput PAN," tegasnya.

Dalam Rakernas PAN pada Agustus 2022, muncul sembilan nama bakal calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024. Sembilan nama bakal Capres 2024 tersebut merupakan ketua umum partai politik, menteri, hingga kepala daerah.

Baca juga: Ini Daftar 9 Nama Bakal Capres 2024 Rekomendasi Rakernas PAN

Klaster yang pertama adalah Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Calon pemimpin yang diusulkan kala itu adalah Airlangga selaku Ketua Umum Partai Golkar, Suharso Monoarfa dari PPP, dan Zulkifli Hasan dari PAN. Klaster kedua dan ketiga yaitu klaster partai politik dan teknokrat. Klaster partai politik muncul nama Puan Maharani (PDI Perjuangan). Sementara, dari klaster teknokrat ada Menteri BUMN Erick Thohir. Klaster terakhir merupakan klaster pemimpin daerah. Mereka adalah Ganjar Pranowo (Jawa Tengah), Anies Baswedan (DKI Jakarta), Ridwan Kamil (Jawa Barat), dan Khofifah Indar Parawansa (Jawa Timur).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!