Jelang Tahun Politik, Kiai Said Aqil Minta Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

Minggu, 27 November 2022 - 18:30 WIB
"Optimalisasi sumber daya yang miliki dengan kemauan yang kuat untuk mewujudkan Indonesia hebat dan mengesampingkan kepentingan pribadi atau kelompok, serta melakukan kerja-kerja kebangsaan secara berjamaah (antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, pelaku usaha, parpol, akademisi dan media), akan mampu mengubah ancaman menjadi peluang untuk dimenangkan," katanya.

Kepada pemerintah, baik Ekskutif, Legislatif, maupun Yudikatif, Kiai Said mendorong lebih berani memihak pada kepentingan dan kedaulatan rakyat. Keselamatan nyawa manusia Indonesia harus menjadi prioritas utama, serta negara harus tegas dalam menjamin Keamanan hidup dan kehidupan semua warga negara.

"Segala bentuk pelanggaran, penyelewengan dan kecerobohan yang merugikan rakyat bangsa dan negara, harus diusut tuntas dan ditegakkan seadil-adilnya. Karena pmbiaran yang berkelanjutan akan menyengsarakan warga dan membahayakan masa depan Indonesia. Negara tidak boleh kalah dengan siapa pun," katanya.

Guna menghadapi tantangan tersebut, kata Kiai Said, Indonesia harus segera berbenah diri, menghimpun semua kekuatan dan kecerdasan, menggalang solidaritas dan kebersamaan, untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri berdaulat adil dan Makmur.

"Melalui pemihakan pada isu-isu strategis lokal, nasional, dan internasional, dalam visi kemanusiaan, kebangsaan, dan keberagaman yang ramah, spirit Islam Nusantara dapat dijadikan sebagai lokomotif kemajuan peradaban Indonesia dan dunia," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!