Megawati Ceritakan Presiden Soekarno Gambar Bendera Aljazair saat KAA di Bandung

Senin, 07 November 2022 - 15:37 WIB
Megawati menyebut, KAA adalah awal gerak solidaritas bangsa-bangsa Asia-Afrika menyatu. Para pemimpin bangsa dari 29 negara bertemu untuk memenuhi panggilan sejarahnya, berjuang untuk mewujudkan tata dunia baru yang seharusnya bebas dari kolonialisme dan imperialisme. Megawati mengatakan, dirinya teringat bagaimana sang ayah, Soekarno, menceritakan sebelum terjadinya konferensi sampai berada di dalam konferensi.

“Yang paling saya kagumi adalah dengan caranya Bung Karno itu bisa mengajak yang namanya sekarang menjadi Republik Rakyat Tiongkok untuk ikut di dalam Konferensi Asia-Afrika tersebut. Ketika itu beliau berhubungan dengan Ketua Mao Zedong. Beliau bilangnya begini, ‘Kalian itu jangan mengurung diri saja di dalam yang disebut tirai bambu. Sudah saatnya kalian pun harus ikut sebagai salah satu bangsa yang mempunyai penduduk terbesar di dunia,” ungkap Megawati.

Baca juga: Pilpres 2024, PDIP Yakin Sikap Politik Jokowi dan Megawati Tidak Berbeda

“Pendek ceritanya, yang dapat meyakinkan atas bantuan dari Perdana Menteri Zhou Enlai. Zhou Enlai sangat sepakat dengan Bung Karno. Akhirnya di situlah maka China itu ikut di dalam Konferensi Asia-Afrika dan dapat membuka dirinya seperti Tiongkok yang sekarang,” tambah Megawati.

Kisah yang berikutnya terjadi di tempat konferensi. Panitia KAA sudah diberitahu bahwa kalau ada negara yang belum merdeka, tetapi ikut dan hadir di Bandung. Oleh panitia, negara itu ditaruh ke tempat peninjau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!