Waketum MUI Berharap Forum R20 Mampu Ciptakan Perdamaian dan Hentikan Islamophobia
Rabu, 02 November 2022 - 16:06 WIB
"Ya kalau nanya kenapanya yang bisa jawab dengan jelas adalah panitianya, namun kalau menurut pandangan saya, di undangnya kelompok- kelompok yang konflik tidak lain adalah untuk faashlihu bainahuma mendamaikan di antara kelompok yang sedang konflik. Dengan duduk bersama satu ruangan, pertama untuk saling kenal, saling memahami, kemudian akan saling memberi, memberi maaf, memberi ruang jika masih berbeda, dan memberi rasa aman jikapun masih berbeda dalam pandangannya," ucapnya.
Kiai Marsudi menilai, semua yang diundang dalam Forum R20 merupakan tokoh agama yang mempunyai kekuatan untuk terus berkontribusi khususnya di negaranya dan umumnya untuk dunia. “Saya memang rata-rata kenal dengan beliau-beliau karena minggu lalu juga saya ketemu beliau-beliau di Mesir ketika Konferensi Mufti Sedunia dan ketemu di Roma saat conference yang diadakan oleh Sant'Egidio yang utusannya Ibu Valeria, Mufti Mesir, dan lainnya juga datang di acara ini,” katanya.
"Seluruh tokoh yang hadir harapannya mayoritas adalah peace, leaving in peace, no war, no nonflict. Saya sendiri juga mengharapkan don't stop building peace untill we have a rest in peace, (pergi dengan damai, tanpa perang, tanpa konflik. Jangan berhenti membangun perdamaian sampai kita beristirahat dengan tenang)," tutupnya.
Kiai Marsudi menilai, semua yang diundang dalam Forum R20 merupakan tokoh agama yang mempunyai kekuatan untuk terus berkontribusi khususnya di negaranya dan umumnya untuk dunia. “Saya memang rata-rata kenal dengan beliau-beliau karena minggu lalu juga saya ketemu beliau-beliau di Mesir ketika Konferensi Mufti Sedunia dan ketemu di Roma saat conference yang diadakan oleh Sant'Egidio yang utusannya Ibu Valeria, Mufti Mesir, dan lainnya juga datang di acara ini,” katanya.
"Seluruh tokoh yang hadir harapannya mayoritas adalah peace, leaving in peace, no war, no nonflict. Saya sendiri juga mengharapkan don't stop building peace untill we have a rest in peace, (pergi dengan damai, tanpa perang, tanpa konflik. Jangan berhenti membangun perdamaian sampai kita beristirahat dengan tenang)," tutupnya.
(cip)
Lihat Juga :