Komnas HAM Sesalkan Tak Ada Adegan Tembak Gas Air Mata dalam Rekonstruksi Kanjuruhan

Senin, 24 Oktober 2022 - 13:20 WIB
Menurut Anam, rekonstruksi adalah bagian dari mempermudah dalam proses penyelidikan. "Sebenarnya rekonstruksi itu kan mempermudah proses, terutama untuk membantu teman-teman Kejaksaan melihat apa sebenarnya yang terjadi," tuturnya.

Anam menambahkan, seharusnya kepolisian, khususnya penyidik, tidak hanya menggali dari keterangan saksi, tapi diiringi dengan bukti yang beredar seperti video terkait banyaknya aparat yang menembakkan gas air mata.

Baca juga: Rekonstruksi Tragedi Stadion Kanjuruhan



"Harusnya memang teman-teman Kepolisian, khususnya penyidik menjelaskan bahwa ada basis yang lain. Apa itu? Ya berupa video yang beredar. Yang beredar luas, semua orang melihat video itu yang memang ada tembakannya ke tribun," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!