TGIPF Tragedi Kanjuruhan: Ada Upaya Polisi Ganti Rekaman CCTV
Selasa, 18 Oktober 2022 - 07:45 WIB
Tidak hanya itu, pada halaman 98 temuan TGIPF menyebut bahwa terdapat rekaman CCTV yang hilang karena telah dihapus. TGIPF mengatakan, rekaman di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan dihapus selama 3 jam 21 menit.
Padahal, CCTV lobi utama merekam rangkaian kendaraan Baracuda milik polisi yang melakukan evakuasi Tim Persebaya dari Stadion Kanjuruhan.
"Pergerakan awal rangkaian Baracuda yang akan melakukan evakuasi Tim Persebaya, dapat terekam melalui CCTV yang berada di Lobby utama dan Area Parkir, tetapi rekaman CCTV tersebut mulai dari pukul 22.21.30 dapat terekam dengan durasi selama 1 jam 21 menit, dan selanjutnya rekaman hilang (dihapus) selama 3 jam, 21 menit, 54 detik. Kemudian muncul kembali rekaman selama 15 menit," bunyi dokumen TGIPF.
Hilangnya rekaman CCTV selama 3 jam lebih tersebut menghambat tugas TGIPF untuk merangkai peristiwa dan menggali fakta. "Hilangnya durasi rekaman CCTV menyulitkan atau menghambat tugas tim TGIPF untuk mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi," bunyi laporan tersebut.
Padahal, CCTV lobi utama merekam rangkaian kendaraan Baracuda milik polisi yang melakukan evakuasi Tim Persebaya dari Stadion Kanjuruhan.
"Pergerakan awal rangkaian Baracuda yang akan melakukan evakuasi Tim Persebaya, dapat terekam melalui CCTV yang berada di Lobby utama dan Area Parkir, tetapi rekaman CCTV tersebut mulai dari pukul 22.21.30 dapat terekam dengan durasi selama 1 jam 21 menit, dan selanjutnya rekaman hilang (dihapus) selama 3 jam, 21 menit, 54 detik. Kemudian muncul kembali rekaman selama 15 menit," bunyi dokumen TGIPF.
Hilangnya rekaman CCTV selama 3 jam lebih tersebut menghambat tugas TGIPF untuk merangkai peristiwa dan menggali fakta. "Hilangnya durasi rekaman CCTV menyulitkan atau menghambat tugas tim TGIPF untuk mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi," bunyi laporan tersebut.
(muh)
Lihat Juga :