3 Komandan Denjaka yang Memiliki Brevet Terbanyak, Nomor Terakhir Memulai Karier dari Tamtama

Selasa, 11 Oktober 2022 - 19:34 WIB
Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah merupakan seorang perwira tinggi TNI AL lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut (AAL) 1989. Ia sudah melalui 14 pendidikan militer, di antaranya adalah Dikpasis (1990), Diktaifib (1992), Dikpespa Inf (1993), Suslapa II (1997), dan berbagai pendidikan militer lainnya.

Terakhir, Alamsyah mengikuti Pendidikan Reguler dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia atau Dikreg Lemhannas PPRA XXII (2019). Berkat kepandaiannya, Alamsyah sudah menduduki berbagai jabatan sejak ia menjadi Letnan Dua, Kapten, Mayor, Letnan Kolonel, Kolonel, Brigadir Jenderal, hingga Mayor Jenderal.

Terhitung, ia sudah memiliki 18 tanda jasa serta 8 brevet, meliputi Brevet Trimedia Taifib, Denjaka, Navy Seal, PARA, Free Fall, Kehormatan Kavaleri Marinir, Kehormatan Artileri Marinir, dan Kehormatan Arsenal.

2. Letjen TNI (Mar) Suhartono, MTr (Han)



Letjen TNI (Mar) Suhartono adalah seorang perwira tinggi TNI AL lulusan AAL 1988. Ia sudah melalui 18 pendidikan militer, di antaranya Dikpassis A (1989), Dikpespa Mar (1993), Suslapa TNI AD (1995), Dikreg (1997), Seskoal (2001), Sesko TNI (2013), dan berbagai pendidikan militer lainnya di dalam negeri.

Ia pun mengikuti pendidikan militer di luar negeri, yakni Counter Terrorism Intelligence Analysis di BIA-CIA (1997), Commando Mariners-Cofusco di Perancis (1997), US Navy Seal-Guam di AS (1997), Terrorism Device Threat and Response di BIA-CIA (1998), Post Incident Intelligence Collection di BIA-CIA (1999), serta Counter Terror-Batalyon Kontra Terror 707 di Korea Selatan dan berbagai pendidikan lainnya.

Prestasinya di bidang militer terbilang gemilang. Suhartono berhasil melaksanakan banyak operasi tempur, salah satunya Dansatgas Gultor atau operasi pembebasan awak kapal MV Sinar Kudus di Somalia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!