TNI-Polri Dipakai untuk Konflik Tanah BUMN, KPA: Ini Penyaluran Tenaga Kerja
Sabtu, 04 Juli 2020 - 01:05 WIB
(Baca: Dinilai Tak Inovatif, Erick Thohir Malah Perkeruh Konflik Agraria)
Padahal konflik agraria yang berlarut-larut justru merupakan dampak dari korupsi mulai proses penerbitan izin lokasi dan informasi HGU yang tertutup, hingga operasi perkebunan yang tidak sesuai alas hak HGU. ”Ini membuktikan masalah agraria di BUMN sarat kepentingan dan perilaku korup di berbagai aktor, baik pusat dan daerah,” tutur Dewi Sartika.
Karena itu, Dewi Sartika mengatakan bila penempatan purnawirawan Polri-TNI bertujuan menjadikan mereka “pisau” untuk membersihkan BUMN dari korupsi agraria dan menyelamatkan aset negara, seharusnya Erick Thohir juga menggandeng KPK, Kejaksaan Agung, dan Ombudsman.
”Tetapi jika “pisau tajamnya” kembali diarahkan ke rakyat demi semata keamanan aset negara seperti yang selama ini sudah dijalankan, maka korban di pihak rakyat kembali berjatuhan,” katanya.
Padahal konflik agraria yang berlarut-larut justru merupakan dampak dari korupsi mulai proses penerbitan izin lokasi dan informasi HGU yang tertutup, hingga operasi perkebunan yang tidak sesuai alas hak HGU. ”Ini membuktikan masalah agraria di BUMN sarat kepentingan dan perilaku korup di berbagai aktor, baik pusat dan daerah,” tutur Dewi Sartika.
Karena itu, Dewi Sartika mengatakan bila penempatan purnawirawan Polri-TNI bertujuan menjadikan mereka “pisau” untuk membersihkan BUMN dari korupsi agraria dan menyelamatkan aset negara, seharusnya Erick Thohir juga menggandeng KPK, Kejaksaan Agung, dan Ombudsman.
”Tetapi jika “pisau tajamnya” kembali diarahkan ke rakyat demi semata keamanan aset negara seperti yang selama ini sudah dijalankan, maka korban di pihak rakyat kembali berjatuhan,” katanya.
(muh)
Lihat Juga :