Hadiri Kongres Sarbumusi, Emil Dardak: Buruh Harus Diayomi
Rabu, 28 September 2022 - 06:18 WIB
"Di mana dalam sejarahnya, anggota Sarbumusi di awal-awal kelahirannya berjumlah 2,5 juta orang. Sedangkan sekarang baru 400 ribu orang dengan 25 juta orang simpatisan di seluruh Indonesia," jelasnya.
Emil mengapresiasi demontrasi yang dilakukan Sarbumusi untuk menyampaikan aspirasi para buruh dan pekerja. Menurutnya, demo itu sah-sah saja dilakukan. Di mana dengan adanya demonstrasi dan aspirasi disampaikan, masyarakat luas juga dapat mengetahui aspirasi tersebut.
"Demo oleh Sarbumusi sudah dilakukan. Tidak apa-apa. Kita dengarkan aspirasinya. Supaya publik tahu juga aspirasi tersebut. Setelah itu kita ketemu sebagai perwakilan. Ini budaya yang sangat luar biasa kalau bisa kita lestarikan. Tidak mungkin juga kita dialog di tempat terbuka," ujar Emil.
Perihal kenaikan harga BBM yang terjadi dan berdampak nyata kepada para buruh, Emil mengakui bahwa di sinilah pentingnya dialog dilakukan antara perusahaan, pemerintah dan para pekerja atau buruh.
"Mereview upah agar mencerminkan biaya hidup yang dibicarakan dengan pemangku kepentingan terkait dengan perusahaan, no problem. Kita akan tindak lanjuti sesuai dengan harapan teman-teman pekerja/buruh semua. Kita mulai duduk bersama, kita bicarakan. Ini satu proses yang terbuka," ungkapnya.
Emil mengapresiasi demontrasi yang dilakukan Sarbumusi untuk menyampaikan aspirasi para buruh dan pekerja. Menurutnya, demo itu sah-sah saja dilakukan. Di mana dengan adanya demonstrasi dan aspirasi disampaikan, masyarakat luas juga dapat mengetahui aspirasi tersebut.
"Demo oleh Sarbumusi sudah dilakukan. Tidak apa-apa. Kita dengarkan aspirasinya. Supaya publik tahu juga aspirasi tersebut. Setelah itu kita ketemu sebagai perwakilan. Ini budaya yang sangat luar biasa kalau bisa kita lestarikan. Tidak mungkin juga kita dialog di tempat terbuka," ujar Emil.
Perihal kenaikan harga BBM yang terjadi dan berdampak nyata kepada para buruh, Emil mengakui bahwa di sinilah pentingnya dialog dilakukan antara perusahaan, pemerintah dan para pekerja atau buruh.
"Mereview upah agar mencerminkan biaya hidup yang dibicarakan dengan pemangku kepentingan terkait dengan perusahaan, no problem. Kita akan tindak lanjuti sesuai dengan harapan teman-teman pekerja/buruh semua. Kita mulai duduk bersama, kita bicarakan. Ini satu proses yang terbuka," ungkapnya.
Lihat Juga :