Mengenal RPKAD, Cikal Bakal Kopassus

Selasa, 20 September 2022 - 18:23 WIB
Operasi ini dipimpin oleh Panglima tentara Teritorium III Kolonel A.E. Kawilarang, sementara untuk komandan operasi adalah Letkol Slamet Riyadi. Meskipun berhasil, banyaknya korban yang berjatuhan dari kubu TNI tak terhindarkan.

Hal ini bukan disebabkan karena jumlah musuh yang banyak, melainkan musuh yang lebih ahli dalam membaca pergerakan anggota militer dan lebih terampil dalam menggunakan senjata.

Peristiwa inilah yang membuat Letkol Slamet Riyadi mencanangkan pembentukan satuan khusus. Satuan inilah yang nantinya akan menjadi ujung tombak tentara nasional demi menuntaskan sasaran di bagaimanapun beratnya medan.

Setelah gugurnya Letkol Slamet Riyadi pada pertempuran di Ambon, gagasan ini kemudian dilanjutkan oleh Kolonel A.E. Kawilarang.

Akhirnya, pada 16 April 1952, Tentara dan Teritorium III/Siliwangi ditetapkan menjadi Kesatuan Komando Tentara dan Teritorium (Kesko TT) III/ Siliwangi. Djanbi dipercaya menjadi komandan pertama.

Sebelum menyandang nama RPKAD, satuan khusus ini diberi nama Kesatuan Komando Angkatan Darat (KKAD) pada tahun 1953.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!