30 Rektor Perguruan Tinggi Yogyakarta Serukan Pemilu Berkualitas dan Demokrasi Bermartabat

Sabtu, 17 September 2022 - 16:10 WIB
Mengawali seruan moral ini, Prof. Ova Emilia menyampaikan bangsa Indonesia harus bersyukur atas banyak perkembangan baik yang telah diraih di usia Indonesia yang ke-77, meski tidak menutup mata bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang menunggu untuk diselesaikan. Semuanya merupakan hasil kerja kolektif para pendiri bangsa, pemimpin, dan rakyatnya.

Baca juga: Pengamat Minta Capres 2024 Jangan Lip Service

Perhatian utama para rektor yang sebagian besar adalah guru besar dari berbagai kampus ini adalah pada agenda konstitusional bangsa yang akan dihadapi pada 2024, yaitu Pemilihan Umum (Pemilu). Pemilu di mata para pimpinan perguruan tinggi ini merupakan aktualisasi nilai, perjuangan kebangsaan, dan pembangunan konsensus demokrasi yang mulia.

“Jika pemilu berlangsung dengan baik dan berkualitas, maka Indonesia akan menjadi contoh negara besar yang mampu berdemokrasi secara dewasa” ujar Ova.

Seruan moral ini berisi 10 poin yang menjadi perhatian para rektor, yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi fokus diskusi dan kajian terbatas mereka di sejumlah kampus. Antara lain mengajak seluruh kompenen bangsa untuk menjadikan pemilu sebagai media pendidikan politik membangun moralitas bangsa. Para rektor juga menyerukan kepada seluruh komponen bangsa untuk menjamin Pemilu berjalan secara partisipatif bagi seluruh bangsa Indonesia, dan tidak dimonopoli oleh segelintir elite kelompok oligarki yang mengabaikan kepentingan publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!