Darurat Kebocoran Data, Ketua DPP Perindo Dorong Pembentukan Satgas Khusus

Senin, 12 September 2022 - 08:29 WIB
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Ketopati mendorong pembentukan Satgas Khusus untuk mencari pelaku peretasan data. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kebocoran data menjadi tren global termasuk di Indonesia sejak awal masa pandemi Covid-19. Diawali dengan kebocoran data Tokopedia 91 juta akun pada Mei 2020. Lalu berlanjut dengan berbagai kebocoran data BPJS, KPU, Polri, Pertamina, BI, BUMN dan berbagai lembaga negara, kementerian serta pemerintah daerah.

”Yang paling menyita perhatian adalah kebocoran data Kementerian Kesehatan, data registrasi nomor seluler Kominfo dan juga data pemilih KPU. Kebocoran Kominfo dan KPU baru saja diupload pada sebulan terakhir ini,” ujar Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Ketopati, Senin (12/9/2022).



Perempuan yang akrab disapa Nuning ini menyebut, awalnya kasus kebocoran data ini tidak mendapatkan perhatian publik secara massif, namun dengan hadirnya aktor Bjorka yang viral menyebabkan perhatian masyarakat berpaling.

Baca juga: Giliran KPU Kecolongan, 105 Juta Data Warga Diduga Habis Dibobol Hacker
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!