HUT Bhayangkara, Mahfud MD Minta Polri Tetap Terbuka Terhadap Kritik
Rabu, 01 Juli 2020 - 15:36 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD meminta Polri tetap terbuka terhadap kritik. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-74 kepada jajaran Polri . Meski citra semakin baik, tapi Mahfud meminta Polri tetap terbuka terhadap kritik.
"Polri harus terus-menerus terbuka terhadap kritik, masyarakat juga jangan segan memberikan masukan dan kritik pada polisi," kata Mahfud MD sebelum melakukan pemotongan tumpeng dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74 di kantor Kemenko Polhukam, Rabu (1/7/2020).
Tumpeng yang diberikan adalah kiriman dari Kapolri kepada Mahfud di Hari Bhayangkara . Sebagai Menko, Mahfud kemudian membuat acara sederhana bersama para pejabat utama di Kantor Kemenko Polhukam. Mantan Menteri Pertahanan itu memberikan tumpeng kepada dua Bintara Polri yang bertugas di Kemenko Polhukam, Brigadir Iman Nurjaman dan Bripda Agustina Pawestru. Tumpeng juga diberikan kepada Irjen Pol Widiyanto Poesoko, staf ahli Kemenko Polhukam.(Baca juga: Upacara Virtual Hari Bhayangkara, Polres Gunungkidul Ditunjuk Interaksi Dengan Presiden )
Dalam sambutan singkatnya, Mahfud menyatakan, Polri sebagai alat negara memiliki kedudukan dan peran yang sangat penting. Mahfud mengaku tak bisa membayangkan jika satu negara polisi atau tentaranya berhenti setengah jam saja, maka negara bisa bubar.
"Polri harus terus-menerus terbuka terhadap kritik, masyarakat juga jangan segan memberikan masukan dan kritik pada polisi," kata Mahfud MD sebelum melakukan pemotongan tumpeng dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74 di kantor Kemenko Polhukam, Rabu (1/7/2020).
Tumpeng yang diberikan adalah kiriman dari Kapolri kepada Mahfud di Hari Bhayangkara . Sebagai Menko, Mahfud kemudian membuat acara sederhana bersama para pejabat utama di Kantor Kemenko Polhukam. Mantan Menteri Pertahanan itu memberikan tumpeng kepada dua Bintara Polri yang bertugas di Kemenko Polhukam, Brigadir Iman Nurjaman dan Bripda Agustina Pawestru. Tumpeng juga diberikan kepada Irjen Pol Widiyanto Poesoko, staf ahli Kemenko Polhukam.(Baca juga: Upacara Virtual Hari Bhayangkara, Polres Gunungkidul Ditunjuk Interaksi Dengan Presiden )
Dalam sambutan singkatnya, Mahfud menyatakan, Polri sebagai alat negara memiliki kedudukan dan peran yang sangat penting. Mahfud mengaku tak bisa membayangkan jika satu negara polisi atau tentaranya berhenti setengah jam saja, maka negara bisa bubar.
Lihat Juga :