Ditanya Kapan Periksa Bharada E, Ini Kata Komnas HAM
Senin, 25 Juli 2022 - 20:52 WIB
Pada pekan ini, Komnas HAM juga akan melakukan pemeriksaan CCTV dan handphone milik Brigadir J.
Anam enggan memberikan kesimpulan penyebab kematian Brigadir J dengan terburu-buru. Pihaknya masih melakukan penggalian kembali jenazah Brigadir J yang telah dikubur atau disebut ekshumasi.
"Jadi melihatnya harus komprehensif. Ini dari segi luka, nanti dari segi cctv, segi HP. Sehingga kita lihatnya rangkaian peristiwa ini menjadi rangkaian luka yang komprehensif, tidak sepotong-potong," katanya.
Sebelumnya, Tim Forensik Polri memenuhi undangan Komnas HAM terkait proses autopsi Brigadir J, Senin (25/7/2022). Ikut hadir dari pihak Kepolisian, yaitu Kadiv TIK Polri, Kabaintelkam, Kapusdokkes Polri, Karumkit Bhayangkara, Karo Waprof Polri, Dirtipidum Bareskrim, serta jajaran Polri terkait.
Rombongan Polri diterima Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara, Kepala Biro Penegakan HAM Gatot Ristanto beserta Tim Pemantauan dan Penyelidikan.
Anam enggan memberikan kesimpulan penyebab kematian Brigadir J dengan terburu-buru. Pihaknya masih melakukan penggalian kembali jenazah Brigadir J yang telah dikubur atau disebut ekshumasi.
"Jadi melihatnya harus komprehensif. Ini dari segi luka, nanti dari segi cctv, segi HP. Sehingga kita lihatnya rangkaian peristiwa ini menjadi rangkaian luka yang komprehensif, tidak sepotong-potong," katanya.
Sebelumnya, Tim Forensik Polri memenuhi undangan Komnas HAM terkait proses autopsi Brigadir J, Senin (25/7/2022). Ikut hadir dari pihak Kepolisian, yaitu Kadiv TIK Polri, Kabaintelkam, Kapusdokkes Polri, Karumkit Bhayangkara, Karo Waprof Polri, Dirtipidum Bareskrim, serta jajaran Polri terkait.
Rombongan Polri diterima Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara, Kepala Biro Penegakan HAM Gatot Ristanto beserta Tim Pemantauan dan Penyelidikan.
(abd)
Lihat Juga :