Sepanjang Tak Ada Syarat Khusus, KIB Terbuka bagi Partai Lainnya
Jum'at, 15 Juli 2022 - 19:08 WIB
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, akan ada partai lain yang akan gabung KIB. Dia bilang, partai yang hendak bergabung itu masih dalam proses.
Airlangga enggan membocorkan parpol mana yang dimaksud. Apakah parpol di dalam parlemen atau di luar parlemen. "Sedang dalam proses. Namanya sedang, nanti kalau sudah baru diberi tahu," kata Airlangga.
Sementara itu, Pengamat politik Adi Prayitno menduga, Demokrat partai yang paling berpeluang gabung KIB. Sementara menurut Adi, kalau PKS cenderung lebih dekat dengan Nasdem.
"Iya Demokrat. PKS kan belum ada pernyataan sikap. Malah cenderung dekat sama Nasdem. Demokrat yang kemudian menggoda Golkar, kemudian Golkar juga menggoda balik untuk gabung dengan KIB," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.
Adi mengatakan, semakin banyak partai yang bergabung di KIB akan semakin membuat koalisi ini dinamis. "Banyaknya kepentingan yang muncul akan cukup menyulitkan dalam mencari kompromi politik antara mereka," tutupnya.
Airlangga enggan membocorkan parpol mana yang dimaksud. Apakah parpol di dalam parlemen atau di luar parlemen. "Sedang dalam proses. Namanya sedang, nanti kalau sudah baru diberi tahu," kata Airlangga.
Sementara itu, Pengamat politik Adi Prayitno menduga, Demokrat partai yang paling berpeluang gabung KIB. Sementara menurut Adi, kalau PKS cenderung lebih dekat dengan Nasdem.
"Iya Demokrat. PKS kan belum ada pernyataan sikap. Malah cenderung dekat sama Nasdem. Demokrat yang kemudian menggoda Golkar, kemudian Golkar juga menggoda balik untuk gabung dengan KIB," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.
Adi mengatakan, semakin banyak partai yang bergabung di KIB akan semakin membuat koalisi ini dinamis. "Banyaknya kepentingan yang muncul akan cukup menyulitkan dalam mencari kompromi politik antara mereka," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :