Harga BBM dan LPG Nonsubsidi Naik, Perindo: Demi Selamatkan APBN
Kamis, 14 Juli 2022 - 08:59 WIB
Yusuf melanjutkan, Pemerintah dalam hal ini Pertamina, menurutnya, terlalu bergantung dengan impor. Dimana, 80 persen kebutuhan LPG Indonesia didatangkan dari luar negeri. Padahal menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan gas alam yang sangat besar yang bisa menggantikan LPG.
Menurut SKK Migas hingga 31 Desember 2021 di temukan cadangan gas terbukti mencapai 42,93 triliun kaki kubik (TCF). Indonesia memiliki 128 cekungan hidrokarbon, baru 20 cekungan yg berproduksi, 27 cekungan suda di bor dan menemukan cadangan, masi ada 69 cekungan lagi yang belum di bor.
"Sebaiknya pendapatan windfall dari hasil pajak dan PNPB komoditas ekspor di alihkan sebagian untuk membangun jaringan pipa gas untuk menggenjot produksi gas nasional untuk memutus ketergantungan pada LPG impor," ucapnya.
Sebagai informasi, harga Pertamax Turbo yang sebelumnya dijual Rp14.5 ribu per liter sekarang menjadi Rp16,2 ribu per liter dan Pertamina Dex yang semula Rp13,7 ribu kini menjadi Rp16,5 ribu per liter.
Kemudian, harga Dexlite dari Rp12.9 ribu naik menjadi Rp15 ribu per liter. Sementara itu, harga LGP Bright Gas juga naik sekitar Rp2 ribu per kg.
Menurut SKK Migas hingga 31 Desember 2021 di temukan cadangan gas terbukti mencapai 42,93 triliun kaki kubik (TCF). Indonesia memiliki 128 cekungan hidrokarbon, baru 20 cekungan yg berproduksi, 27 cekungan suda di bor dan menemukan cadangan, masi ada 69 cekungan lagi yang belum di bor.
"Sebaiknya pendapatan windfall dari hasil pajak dan PNPB komoditas ekspor di alihkan sebagian untuk membangun jaringan pipa gas untuk menggenjot produksi gas nasional untuk memutus ketergantungan pada LPG impor," ucapnya.
Sebagai informasi, harga Pertamax Turbo yang sebelumnya dijual Rp14.5 ribu per liter sekarang menjadi Rp16,2 ribu per liter dan Pertamina Dex yang semula Rp13,7 ribu kini menjadi Rp16,5 ribu per liter.
Kemudian, harga Dexlite dari Rp12.9 ribu naik menjadi Rp15 ribu per liter. Sementara itu, harga LGP Bright Gas juga naik sekitar Rp2 ribu per kg.
(muh)
Lihat Juga :