Sindiran Demokrat: Partai Wong Cilik tapi Rakyat Semakin Tercekik
Jum'at, 24 Juni 2022 - 09:17 WIB
"Aspirasi dan temuan yang kami peroleh dilapangan bahwa rakyat mengeluhkan berbagai persoalan dan kesulitan yang dihadapi," kata Kamhar Lakumani.
Kamhar memberikan contoh terkait sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.
"Mulai dari langka dan mahalnya sembako, kenaikan BBM, kenaikan tarif dasar listrik, dan berbagai kebutuhan hidup lainnya, pajak dinaikin di kala daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih setelah terpukul akibat pandemi Covid-19," tutur Kamhar Lakumani.
Sehingga Kamhar merasakan ironi yang amat sanagat ketika ada sebuah partai yang sering mengklaim sebagai partai wong cilik namun tidak peduli dengan jeritan mereka.
"Katanya partai wong cilik, nyatanya rakyat semakin dicekik," pungkas Kamhar.
Kamhar memberikan contoh terkait sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.
"Mulai dari langka dan mahalnya sembako, kenaikan BBM, kenaikan tarif dasar listrik, dan berbagai kebutuhan hidup lainnya, pajak dinaikin di kala daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih setelah terpukul akibat pandemi Covid-19," tutur Kamhar Lakumani.
Sehingga Kamhar merasakan ironi yang amat sanagat ketika ada sebuah partai yang sering mengklaim sebagai partai wong cilik namun tidak peduli dengan jeritan mereka.
"Katanya partai wong cilik, nyatanya rakyat semakin dicekik," pungkas Kamhar.
(muh)
Lihat Juga :