Hindari Kepadatan, Jamaah Haji Indonesia Diimbau Cek Jadwal Lempar Jumrah
Senin, 20 Juni 2022 - 20:47 WIB
"Ada jadwalnya, intinya kita menghindar di waktu yang dianggap sebagai waktu utama. Kita menghindar di waktu itu, sehingga kita bisa mengambil waktu yang benar secara syariat tetap sah tapi aspek keselamatan jamaah. Itu sudah terjadwal," kata Ahmad Zainul di Makkah, Senin (20/6/2022).
Terjadwalnya lempar jumrah ini tidak terlepas dari pengalaman tragedi terowongan Mina beberapa tahun lalu. Kala itu jamaah berdesak-desakan ingin melempar jumrah di Jamarat pada waktu sekitar Dhuha
"Tapi untuk sekarang kita cegah dengan waktu sore. Sampai terbenam matahari, tergantung nafar awal atau nafar tsani. Pokoknya kita enggak boleh lah ini urusan beribadah mengejar afdalnya keutamaannya tapi mengabaikan yang lebih penting lagi dari aspek keselamatan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Daker Makkah Mukhammad Khanif juga mengimbau kepada seluruh jamaah haji Indonesia, untuk mengikuti jadwal lempar jumrah yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Dengan adanya jadwal untuk menghindari kepadatan di terowongan Mina maupun di Jamarat.
"Ini untuk menghindari kepadatan di Jamarat karena pemerintah Arab Saudi sudah menjadwalkan kapan jamaah dari masing-masing negara itu lempar jumrah. Sudah ada jadwalnya," kata Khanif.
Terjadwalnya lempar jumrah ini tidak terlepas dari pengalaman tragedi terowongan Mina beberapa tahun lalu. Kala itu jamaah berdesak-desakan ingin melempar jumrah di Jamarat pada waktu sekitar Dhuha
"Tapi untuk sekarang kita cegah dengan waktu sore. Sampai terbenam matahari, tergantung nafar awal atau nafar tsani. Pokoknya kita enggak boleh lah ini urusan beribadah mengejar afdalnya keutamaannya tapi mengabaikan yang lebih penting lagi dari aspek keselamatan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Daker Makkah Mukhammad Khanif juga mengimbau kepada seluruh jamaah haji Indonesia, untuk mengikuti jadwal lempar jumrah yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Dengan adanya jadwal untuk menghindari kepadatan di terowongan Mina maupun di Jamarat.
"Ini untuk menghindari kepadatan di Jamarat karena pemerintah Arab Saudi sudah menjadwalkan kapan jamaah dari masing-masing negara itu lempar jumrah. Sudah ada jadwalnya," kata Khanif.
(maf)
Lihat Juga :