Tolak RUU HIP, Pemuda Muhammadiyah Dorong Bentuk Aliansi Strategis

Senin, 22 Juni 2020 - 17:07 WIB
"Artinya Pancasila merupakan teks bersama (ko-teks) tidak boleh lagi di otak-atik. Meskipun pihak eksekutif (Presiden) menyatakan tidak ikut campur dalam pembahasan RUU HIP, kelihatannya tidak mampu meredam kemarahan masyarakat terutama kalangan Islam," tutur dia.

Maka itu, Razikin menegaskan, Pemuda Muhammadiyah sendiri mendukung penuh sikap PP Muhamadiyah, dan pihaknya meminta kalangan Islam dapat membangun aliansi yang strategis dan melakukan langkah-langah politik ketimbang bereaksi secara emosional.

"Pemuda Muhammadiyah tentu saja mendorong adanya format baru sebagai ganti RUU HIP untuk menjaga nilai-nila Pancasila," kata Razikin.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!