Mengurus Mudik Lebaran

Senin, 11 April 2022 - 13:39 WIB
Animo masyarakat untuk mudik tahun ini diperkirakan bakal meningkat signifikan. FOTO/WAWAN BASTIAN
Setelah dua kali Lebaran tidak merasakan nuansa mudik, akhirnya tahun ini masyarakat bisa melakukan ritual tahunan yang sempat terhambat akibat Covid-19 itu. Pemerintah pun bersiap-siap mengatur arus mudik Idulfitri 1443 Hijriah yang diperkirakan bakal dilakukan oleh puluhan juta warga masyarakat.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik tahun ini bakal mencapai 85,5 juta orang di mana 40 juta lebih di antaranya bakal memanfaatkan kendaraan pribadi. Angka tersebut bertambah bila dibandingkan dengan survei yang dilakukan Kememhub di mana perkiraan jumlah pemudik sebanyak 79,4 juta orang.



Berdasarkan hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbanghub), ada sejumlah daerah yang paling krusial di masa mudik tahun ini yang menjadi daerah asal terbanyak pemudik. Di antaranya Jawa Timur sebanyak 14,6 juta orang, Jabodetabek 14,3 juta orang dan Jawa Tengah 12,1 juta orang. Adapun daerah tujuan terbanyak diperkirakan terjadi ke daerah Jawa Tengah sebanyak 23,5 juta orang, Jawa Timur 16,8 juta orang dan Jawa Barat 14,7 juta orang.

Pada musim mudik Lebaran kali ini, Kemenhub memperkirakan arus puncak akan terjadi pada 29–30 April 2022, sementara arus balik terjadi pada 8 Mei 2022. Dengan lamanya masa cuti bersama yang ditetapkan pemerintah, yakni pada 29 April dan tanggal 4, 5 dan 6 Mei 2022, ada banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mengatur jadwal liburan guna menghindari kemacetan di jalan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!