Di Acara PDIP, Cak Nun: Presiden Sekarang Sudah Benar, tapi...

Senin, 11 April 2022 - 09:18 WIB
"Wahai Amerika, Wahai Rusia, wahai negara negara yang merasa kuat dan adikuasa jangan pikir kalian benar benar berkuasa. Karena kami adalah bangsa dengan peradaban yang punya skala waktu 18 generasi, sehingga ilmu kita manajemen kita akan jauh melebihi kalian semua, cuma masalahnya belum tepat presidennya gitu aja," kata Cak Nun.

Lebih lanjut, Cak Nun mengatakan di masa yang akan datang setelah tahun 2024. Indonesia akan mengalami revolusi besar-besaran dari dalam diri bangsa dan bukan untuk menjatuhkan presiden dan penguasa.

"Revolusi yang akan dipimpin oleh para presiden dan sesepuh lainnya yang akan memimpin kesadaran baru dan kelahiran kembali bangsa Indonesia," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Cak Nun juga sempat mengajak masyarakat untuk sama-sama punya rasa pengayoman dan toleransi satu sama lain. Dia pun menegaskan bahwa kedatangannya di markas PDIP, bukan berarti dalam rangka mendukung partai besutan Megawati Soekarnoputri.

"Nah tadi kan saya sudah bilang, kalau saya masuk kandang banteng, apakah saya menjadi banteng? Apakah bantengnya menjadi saya? Tidak juga kan ya? Gitu ya Bu ya? Masa Mbak Puan jadi banteng, ngawur ae," kelakar Cak Nun ke Puan Maharani yang duduk disampingnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!