Kemensos Bakal Tindak Manusia Gerobak Gadungan yang Menjamur Saat Ramadhan
Rabu, 06 April 2022 - 07:55 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menyatakan pihaknya akan meninak manusia gerobak gadungan yang menjamur saat Ramadhan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menyatakan pihaknya akan memberdayakan para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Terutama bagi manusia gerobak yang mulai menjamur saat Ramadhan atau jelang Idul Fitri.
Harry mengatakan Kemensos akan melakukan asesmen terlebih dahulu. Hal ini guna mengetahui identitas PPKS yang asli atau hanya sekadar manusia gerobak gadungan. Baca juga: Jokowi Minta Kemenkeu, Kemensos dan TNI-Polri Awasi Penyaluran BLT Minyak Goreng
"Jadi kalau nanti seperti tren jelang Lebaran ada PPKS katakanlah quotes and quote yang gadungan nanti kita laporkan. Nanti kami akan lakukan penjangkauan, asesmen, kemudian kita pastikan bagaimana intervensi layanannya," ujar Harry kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/4/2022).
Jika ditemukan ada manusia gerobak gadungan, lanjut Harry, maka pihaknya akan langsung memulangkan mereka ke daerah asal. "Kalau ternyata mereka bukan orang yang membutuhkan, kita dorong mereka dikembalikan ke tempat asal," jelas Harry.
Harry mengatakan Kemensos akan melakukan asesmen terlebih dahulu. Hal ini guna mengetahui identitas PPKS yang asli atau hanya sekadar manusia gerobak gadungan. Baca juga: Jokowi Minta Kemenkeu, Kemensos dan TNI-Polri Awasi Penyaluran BLT Minyak Goreng
"Jadi kalau nanti seperti tren jelang Lebaran ada PPKS katakanlah quotes and quote yang gadungan nanti kita laporkan. Nanti kami akan lakukan penjangkauan, asesmen, kemudian kita pastikan bagaimana intervensi layanannya," ujar Harry kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/4/2022).
Jika ditemukan ada manusia gerobak gadungan, lanjut Harry, maka pihaknya akan langsung memulangkan mereka ke daerah asal. "Kalau ternyata mereka bukan orang yang membutuhkan, kita dorong mereka dikembalikan ke tempat asal," jelas Harry.
Lihat Juga :