Gelar Asesmen Psikologi, Risma Ingin Tahu Wajah Asli Pejabat Kemensos
Kamis, 10 Februari 2022 - 09:42 WIB
loading...
Mensos Tri Rismaharini memberikan keterangan mengenai puluhan ribu PNS yang terindikasi menerima bansos di Jakarta, Kamis (18/11/2021). FOTO/DOK.SINDOnews/YULIANTO
A
A
A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini membuka asesmen psikologis bagi puluhan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Kementerian Sosial ( Kemensos ) di Gedung Cawang Kencana, Jakarta Timur, Rabu (9/2/2022). Asesmen ini untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di bidang masing-masing.
"Jadi di tes ini, saya ingin tahu wajah masing-masing. Karena itu teman-teman, berikanlah yang terbaik. Kapan lagi kita bisa memberikan yang terbaik untuk negara ini kalau bukan sekarang," kata Risma dikutip dalam rilis resmi Kemensos, Kamis (10/2/2022).
Mensos menyampaikan asesmen psikologi diperlukan untuk menelusuri aspek kepribadian para pejabat sesuai masing-masing kompetensi dan bidang kerja. "Karena itu saya meminta bantuan teman-teman di tes ini, untuk melihat 'the man in the right place'," kata mantan Wali Kota Surabaya ini.
Asesmen diikuti 47 peserta yang terdiri dari 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan 39 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 secara ketat, dengan syarat peserta telah mendapatkan vaksin dosis 3 (booster) atau 2 serta dengan menunjukan hasil tes PCR dan Antigen negatif.
"Jadi di tes ini, saya ingin tahu wajah masing-masing. Karena itu teman-teman, berikanlah yang terbaik. Kapan lagi kita bisa memberikan yang terbaik untuk negara ini kalau bukan sekarang," kata Risma dikutip dalam rilis resmi Kemensos, Kamis (10/2/2022).
Mensos menyampaikan asesmen psikologi diperlukan untuk menelusuri aspek kepribadian para pejabat sesuai masing-masing kompetensi dan bidang kerja. "Karena itu saya meminta bantuan teman-teman di tes ini, untuk melihat 'the man in the right place'," kata mantan Wali Kota Surabaya ini.
Asesmen diikuti 47 peserta yang terdiri dari 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan 39 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 secara ketat, dengan syarat peserta telah mendapatkan vaksin dosis 3 (booster) atau 2 serta dengan menunjukan hasil tes PCR dan Antigen negatif.
Lihat Juga :