Jadi DPO Kasus Trading Viral Blast Global, Putra Wibowo Disinyalir Masih di Indonesia
Senin, 04 April 2022 - 16:15 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan beberapa pihak untuk mencegah Putra Wibowo jika berusaha melarikan diri ke luar negeri. "Termasuk ke beberapa pihak yang kita antisipasi yang bersangkutan apabila melarikan ke luar negeri, itu juga sudah kami lakukan koordinasi," ujar Gatot terpisah.
Upaya tersebut, menurut Gatot dilakukan untuk segera menangkap tersangka. Mengingat, penyidik mensinyalir bahwa Putra Wibowo masih berada di Indonesia. "Kalau kita penyidik informasi meyakini ada di sini, di Indonesia," ucap Gatot.
Bareskrim Polri sebelumnya membongkar jaringan penyedia investasi bodong melalui aplikasi robot trading bernama Viral Blast Global. Total ada empat tersangka yang ditangkap oleh penyidik dalam kasus ini.
Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan menjelaskan bahwa melibatkan ribuan memberi dengan nilai investasi mencapai Rp1,2 triliun.
Upaya tersebut, menurut Gatot dilakukan untuk segera menangkap tersangka. Mengingat, penyidik mensinyalir bahwa Putra Wibowo masih berada di Indonesia. "Kalau kita penyidik informasi meyakini ada di sini, di Indonesia," ucap Gatot.
Bareskrim Polri sebelumnya membongkar jaringan penyedia investasi bodong melalui aplikasi robot trading bernama Viral Blast Global. Total ada empat tersangka yang ditangkap oleh penyidik dalam kasus ini.
Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan menjelaskan bahwa melibatkan ribuan memberi dengan nilai investasi mencapai Rp1,2 triliun.
(cip)
Lihat Juga :