Makna Rabu Pon bagi Jokowi

Rabu, 23 Maret 2022 - 17:55 WIB
Karena itu, kata Jamil, pesan-pesan politik yang disampaikan Jokowi kerap dipersepsikan berbeda oleh khalayak yang berlainan budaya. Hal ini membuat masyarakat kehilangan konteks dalam memahami pesan yang diterimanya. Perbedaan persepsi itu kerap membuat komunikasi menjadi gaduh. Wacana pun akan berkembang menjauhi konteks dan makna awal yang dimaksud Jokowi.

"Itulah sebabnya, kenapa pesan-pesan yang disampaikan Jokowi dipersepsi berbeda oleh masyarakat, khususnya di luar etnik Jawa. Masyarakat kelompok ini tidak dapat memahami makna Rabu Pon," katanya.

"Karena itu, gaya kepemimpinan Jokowi memang unik dan kental dengan budayanya. Tentu gaya kepemimpinan dan komunikasi politik seperti ini akan kerap menuai pro dan kontra," kata Jamil.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!