Presiden Jokowi, Jaminan Surga, dan Pembatalan Pemilu 2024

Minggu, 06 Maret 2022 - 12:40 WIB
Prof Denny Indrayana, SH, LLM, PhD. FOTO/INSTAGRAM
Prof Denny Indrayana, SH, LLM, PhD

Guru Besar Hukum Tata Negara,



Senior Partner Indrayana Centre for Government, Constitution, and Society (INTEGRITY) Law Firm

MENJADI Presiden di Indonesia itu adalah pekerjaan paling sulit di dunia, bahkan hingga akhirat. Jangan kan presiden melakukan kesalahan, presiden benar sekali pun bisa disalah-salahkan. Setiap hari, Presiden Indonesia akan menjadi gunjingan di dunia nyata, dan pastinya dunia maya.

Menjadi objek perghibahan yang tidak akan berkesudahan. Saking seringnya dighibah, Presiden Indonesia begitu tiba di Hari Pembalasan akan langsung masuk surga. Sesuai hadist Rasulullah yang diriwayatkan Muslim, pahala pengghibah akan diberikan kepada Sang Presiden, dan jika sudah habis pahala dari kebaikannya, maka dosa-dosa Sang Presiden juga diambil alih oleh sang pengghibah.

Itulah sebabnya, karena pengghibah Presiden Indonesia ada di setiap sudut belahan dunia—bukan hanya di Indonesia dan tanpa mengenal batas waktu, maka Sang Presiden akan menikmati surplus pahala, dan minus dosa. Jadi salah satu rumus mendapat jaminan masuk surga adalah, jadilah Presiden Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!