BEM UI: Perpanjangan Periode Presiden Pembangkangan Konstitusi
Jum'at, 04 Maret 2022 - 11:55 WIB
Negara yang jauh dari kata demokratis ialah negara yang bermain-main dengan masa jabatan. Salah satu contohnya ialah negara Guinea yang berujung pada kudeta militer, ketika terjadi perpanjangan masa jabatan presiden.
"Perpanjangan masa jabatan sangat memungkinkan memicu lahirnya permasalahan lain, dan semakin menimbulkan keadaan buruk seperti perpecahan dalam sistem pemerintahan dan masyarakat," tambah Bayu.
Selain itu, perpanjangan masa jabatan juga berpotensi menimbulkan sejumlah penyelewengan. Terutama dalam penyalahgunaan kekuasaan.
"Apabila seseorang atau sekelompok bertahan terlalu lama, potensi penyalahgunaan kekuasaan akan sangat tinggi. Apalagi lebih dari 10 tahun. Konstitusi bukan puzzle untuk kepentingan kelompok tertentu yang bisa ditambahi atau dikurangi sesuka hati tanpa adanya alasan yang pasti," tutup dia.
"Perpanjangan masa jabatan sangat memungkinkan memicu lahirnya permasalahan lain, dan semakin menimbulkan keadaan buruk seperti perpecahan dalam sistem pemerintahan dan masyarakat," tambah Bayu.
Selain itu, perpanjangan masa jabatan juga berpotensi menimbulkan sejumlah penyelewengan. Terutama dalam penyalahgunaan kekuasaan.
"Apabila seseorang atau sekelompok bertahan terlalu lama, potensi penyalahgunaan kekuasaan akan sangat tinggi. Apalagi lebih dari 10 tahun. Konstitusi bukan puzzle untuk kepentingan kelompok tertentu yang bisa ditambahi atau dikurangi sesuka hati tanpa adanya alasan yang pasti," tutup dia.
(maf)
Lihat Juga :