Pengamat: Koalisi Parpol Non-Parlemen Patut Diperhitungkan
Selasa, 01 Maret 2022 - 16:27 WIB
Peneliti Teras Indonesia Research and Consulting (TRC) Mustiawan menjelaskan bahwa koalisi parpol non-parlemen yang diinisiasi Partai Perindo patut diperhitungkan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Partai politik (parpol) non-parlemen menggelar pertemuan tertutup di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (23/2/2022) malam. Pertemuan yang diinisiasi oleh Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berlangsung tertutup.
Menanggapi pertemuan tersebut Peneliti Teras Indonesia Research and Consulting (TRC) Mustiawan menjelaskan bahwa koalisi parpol non-parlemen patut diperhitungkan. Baca juga: 6 Parpol Non-Parlemen Susun Draf Gugatan Presidential Threshold ke MK
“Partai non-parlemen ini perolehan suara pada Pemilu tahun 2019 jika digabungkan jumlahnya cukup signifikan mencapai 9,7% suara sah nasional, jumlah itu melampaui suara PKB dengan jumlah 9,69%,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada SINDOnews, Selasa (1/3/2022).
Menurutnya, tidak berlebihan jika parpol non-parlemen berkeinginan untuk menginisiasi untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024 mendatang. Dia menilai parpol non-parlemen tinggal membangun komunikasi politik dengan parpol parlemen sehingga mencapai total suara 25% suara sah nasional.
Menanggapi pertemuan tersebut Peneliti Teras Indonesia Research and Consulting (TRC) Mustiawan menjelaskan bahwa koalisi parpol non-parlemen patut diperhitungkan. Baca juga: 6 Parpol Non-Parlemen Susun Draf Gugatan Presidential Threshold ke MK
“Partai non-parlemen ini perolehan suara pada Pemilu tahun 2019 jika digabungkan jumlahnya cukup signifikan mencapai 9,7% suara sah nasional, jumlah itu melampaui suara PKB dengan jumlah 9,69%,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada SINDOnews, Selasa (1/3/2022).
Menurutnya, tidak berlebihan jika parpol non-parlemen berkeinginan untuk menginisiasi untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024 mendatang. Dia menilai parpol non-parlemen tinggal membangun komunikasi politik dengan parpol parlemen sehingga mencapai total suara 25% suara sah nasional.
Lihat Juga :