Argumen Pemilu 2024 Diundur Tak Sejalan dengan Derasnya Penolakan Publik
Sabtu, 26 Februari 2022 - 19:36 WIB
Lebih jauh, ia juga merinci hasil survei tersebut. Di mana, berdasarkan pilihan publik ketika Pemilu 2019, sekitar 58,9 hampir 60% publik yang memilih Jokowi dalam Pemilu sebelumnya juga menolak wacana tersebut. Bahkan, porsi yang besar juga terlihat pada pemilihnya Prabowo Subianto yakni 87,8% menolak.
"Apa poinnya? Penggunaan alasan kepuasan publik untuk mendorong perpanjangan masa jabatan itu jelas tidak masuk akal, tidak berdasarkan bukti," paparnya. Baca juga: Penundaan Pemilu Diibaratkan Orkestrasi Bayangan Orde Baru di Balik Selimut Reformasi
"Karena buktinya, berdasarkan survei opini publik tadi mayoritas publik justru tidak menginginkan adanya perpanjangan masa jabatan. Ini bagian pertama, kenapa gagasan penundaan Pemilu itu tidak masuk akal," tegasnya.
"Apa poinnya? Penggunaan alasan kepuasan publik untuk mendorong perpanjangan masa jabatan itu jelas tidak masuk akal, tidak berdasarkan bukti," paparnya. Baca juga: Penundaan Pemilu Diibaratkan Orkestrasi Bayangan Orde Baru di Balik Selimut Reformasi
"Karena buktinya, berdasarkan survei opini publik tadi mayoritas publik justru tidak menginginkan adanya perpanjangan masa jabatan. Ini bagian pertama, kenapa gagasan penundaan Pemilu itu tidak masuk akal," tegasnya.
(kri)
Lihat Juga :