7 Parpol Kuasai 13,6 Juta Suara Pada Pemilu 2019, HT: Satu Koalisi Kontestasi Pencapresan Diwacanakan
Kamis, 24 Februari 2022 - 05:31 WIB
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dalam Pertemuan Ketua Umum Parpol Non-Parlemen, Rabu (23/2/2022). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) , Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKP), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Garuda membahas wacana koalisi untuk Pemilu 2024 . Ke depan, Partai Berkarya juga akan masuk dalam koalisi tersebut sehingga total suara secara keseluruhan ketujuh partai itu 13,6 juta suara.
"Tujuh partai politik, termasuk Berkarya, secara keseluruhan memperoleh hampir 13,6 juta suara, terbesar nomor 2 setelah PDIP. Maju terus kawan-kawan," ujar Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dalam Pertemuan Ketua Umum Parpol Non-Parlemen, Rabu (23/2/2022). Baca juga: Pertemuan Parpol Non-Parlemen Bakal Berlanjut, HT: Kami Akan Bentuk Sekretariat Bersama
Hary selaku penggagas pertemuan tersebut mengatakan, pertama, pertemuan ini adalah silaturahmi mengingat partai-partai tersebut adalah peserta Pemilu tahun 2019. Kedua, dengan jumlah suara yang besar keenam partai tersebut memutuskan untuk mewacanakan bersama-sama menjadi satu koalisi untuk ikut kontestasi pencapresan tahun 2024.
"Kami membuka wacana tentang keikutsertaan untuk Pencapresan di pemilu tahun 2024," kata Hary.
Hary mengungkapkan hal tersebut mengikuti jalur suara 25%. Diketahui mencalonkan capres dan cawapres jika merujuk UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak hanya merujuk ambang batas atau presidential threshold sebesar 20% saja. Namun, juga perolehan suara hasil Pemilu minimal 25%.
Ketiga, Hary menyampaikan ada wacana bahwa koalisi tersebut akan mencoba untuk melakukan judicial review untuk presidential threshold menjadi 0%. "Kami akan mencoba untuk melakukan judicial review untuk presidential threshold menjadi 0%," ungkapnya.
"Tujuh partai politik, termasuk Berkarya, secara keseluruhan memperoleh hampir 13,6 juta suara, terbesar nomor 2 setelah PDIP. Maju terus kawan-kawan," ujar Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dalam Pertemuan Ketua Umum Parpol Non-Parlemen, Rabu (23/2/2022). Baca juga: Pertemuan Parpol Non-Parlemen Bakal Berlanjut, HT: Kami Akan Bentuk Sekretariat Bersama
Hary selaku penggagas pertemuan tersebut mengatakan, pertama, pertemuan ini adalah silaturahmi mengingat partai-partai tersebut adalah peserta Pemilu tahun 2019. Kedua, dengan jumlah suara yang besar keenam partai tersebut memutuskan untuk mewacanakan bersama-sama menjadi satu koalisi untuk ikut kontestasi pencapresan tahun 2024.
"Kami membuka wacana tentang keikutsertaan untuk Pencapresan di pemilu tahun 2024," kata Hary.
Hary mengungkapkan hal tersebut mengikuti jalur suara 25%. Diketahui mencalonkan capres dan cawapres jika merujuk UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak hanya merujuk ambang batas atau presidential threshold sebesar 20% saja. Namun, juga perolehan suara hasil Pemilu minimal 25%.
Ketiga, Hary menyampaikan ada wacana bahwa koalisi tersebut akan mencoba untuk melakukan judicial review untuk presidential threshold menjadi 0%. "Kami akan mencoba untuk melakukan judicial review untuk presidential threshold menjadi 0%," ungkapnya.
Lihat Juga :