Prabowo Borong 42 Jet Tempur Rafale, Indonesia Semakin Disegani

Jum'at, 11 Februari 2022 - 14:53 WIB
Menurut dia, kehadiran Rafale di Angkatan Udara Indonesia sudah cukup untuk mengejar ketertinggalan selama ini meski tidak secanggih Lockheed Martin F-35 buatan Amerika Serikat (AS) ataupun Sukhoi Su-35 dari Rusia. "Dari sisi kemampuan mesin, dan Rafale ini sama-sama double engine dan punya kemampuan multiroles. Artinya, tidak hanya bisa difungsikan sebagai pesawat tempur saja, tapi bisa juga bomber dan memiliki kemampuan jammer dari pesawat lain. Kecanggihan perang elektroniknya sudah lengkap," ungkapnya.

Baca: Ngeri! Tak Hanya Borong 42 Jet Tempur, Prabowo juga Akan Beli 2 Kapal Selam

Indonesia di kawasan Asia Tenggara tertinggal dari Singapura dalam jumlah pesawat tempur. Berdasarkan data Global Fire Power 2021, Singapura memiliki 100 pesawat tempur, sedangkan Indonesia hanya 41 unit.

Beni meyakini pertahanan Indonesia akan semakin menguat seiring adanya rencana Indonesia mengakuisisi dua kapal selam Scorpene dari Naval Group, yang juga perusahaan berbasis di Prancis. Terlebih, sempat ada kecelakaan KRI Nanggala-402.

"Kecelakaan kapal selam Nanggala menunjukkan bahwa Indonesia membutuhkan modernisasi alutsista yang bisa menjaga kedaulatan di wilayah maritim dari ancaman konvensional dan nonkonvensional," tuturnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!