Jabar Hadirkan Mobile Laboratorium BSL3 Bergerak Pertama di Indonesia

Jum'at, 12 Juni 2020 - 23:27 WIB
“Mobil ini mengambil tes di lokasi yang ditentukan dan diprosesnya di sini (mobil lab BSL3), sehingga pengumumannya bisa langsung diumumkan oleh manajemen dari mobil BSL3 ini,” katanya.

“Dengan hadirnya mobil lab BSL3 ini testing ratio Jawa Barat akan meningkat pesat dan kami akan mengejar zona-zona merah, zona-zona hitam yang sekarang ada di level desa-desa manajemennya,” imbuhnya.

Kang Emil mengatakan, Pemda Provinsi Jabar berencana membuat mobil lab sejenis untuk menjangkau daerah di Jabar. Harga satu mobil lab tersebut, kata ia, berkisar Rp6-7 miliar.

"Komitmen Jawa Barat menjaga keterkendalian Covid-19. Dan kami ucapkan terimakasih kepada Bio Farma yang sudah berinisiatif dan berinovatif, kemudian juga terimakasih kepada Unpad yang nanti akan melaksanakan secara teknis,” ucapnya.

Direktur Pemasaran Penelitian dan Pengembangan I PT Bio Farma (Persero) Sri Harsyi Teteki menuturkan, mobil lab ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Bio Farma untuk meningkatkan kapasitas pelayanan deteksi dalam rangka menanggulangi COVID-19.

“Mobile BSL3 ini merupakan satu miniatur kerja yang ada di Bio Farma yang memiliki standar mutu pelayanan utuh untuk global berdasarkan WHO, sehingga kita berharap ilmu dan kompetensi yang dimiliki oleh SDM dari Bio Farma ini betul-betul nyata bisa lebih mendekatkan dalam pelayanan kepada masyarakat,” kata Sri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!