Gus Yahya: NU Lahir sebagai Mandat Peradaban Indonesia

Jum'at, 04 Februari 2022 - 15:41 WIB
Lebih lanjut, NU juga didirikan sebagai upaya merintis, dan menemukan format peradaban yang baru untuk menggantikan format lama yang runtuh. Hal ini terlihat dari kegigihan salah satu pendiri NU, KH Wahab Chasbullah yang sempat berada di Arab.

Baca juga: Wapres Apresiasi Komitmen NU untuk Terus Menjadi Mitra Strategis Pemerintah

Di mana Wahab menyatakan Arab Saudi tidak bisa dijadikan model sehingga akhirnya bersama-sama mendirikan NU ini. "Kesimpulan deduktif saya, pendirian NU ini adalah upaya menemukan format peradaban baru. Pasti skalanya global. Maka lambang yang dipilih adalah lambang jagad, bola dunia,"kata Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin, Rembang, Jawa Tengah ini.

Terakhir mantan Jubir Gus Dur ini mengajak kepada seluruh warga Nahdliyin untuk bersama-sama memikirkan persoalan ini dengan mengubah pola pikir dan membangun mentalitas yang lebih kuat. Dengan pemicu yang kuat, komunikasi, dan kerja sama, agar semua itu dapat dilakukan. "Maka mulai sekarang, kita harus membangun mentalitas dan mindset untuk berpikir soal mandat peradaban itu," kata dia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!