KH Dimyati Rois Masuk Radar Terkuat Rais Aam PBNU Periode 2021-2026

Senin, 20 Desember 2021 - 15:46 WIB
Dalam diskusi tersebut, ada usulan yang mengemuka yakni, masuknya nama KH Dimyati sebagai Rais Aam priode 2021-2026. "Jadi dari diskusi para intelektual NU, aktivis maupun warga NU intinya adalah sangat menghormati seluruh ulama NU," ujar tokoh muda NU Abdul Hamid Rahayaan yang juga ikut nimbrung diskusi, Senin (20/12/2021)

Baca juga: Ali Masykur Musa: NU Siap Masuki Era Digital dan Teknokrasi

Namun demikian, kata Abdul Hamid, berdasarkan mekanisme untuk menentukan ulama yang di angkat menjadi Rais Aam ditentukan oleh Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang terdiri dari sembilan ulama yang dipilih oleh Suriyah PWNU dan PCNU seluruh Indonesia. "Mereka nantinya bermusawaroh untuk mengangkat Rais Aam PBNU sebagai pimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama priode 2021-2026," ungkap Abdul Hamid

Diakuinya, memang di sadari bahwa hasil diskusi intelektual, aktivis tentang Rois Aam PBNU ke depan bukanlah merupakan keputusan karena kewenanganya ada pada sembilan ulama yang dipilih sebagai ketua dan anggota AHWA untuk mengangkat Rois,am PBNU akan tetapi paling tidak menjadi pengetahuan Ketua dan anggota AHWA bahwa Rois Aam PBNU telah menjadi pembahasan yang cukup luas dan menarik oleh kader kader NU .

"Maka harapannya adalah apa yang menjadi hasil diskusi kader- kader NU menjadi perhatian ketua dan anggota AHWA. Semoga warga NU tetap solid dan kiai dan ulama NU senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Kita doakan semoga muktamar tersebut menghasilkan pemimpin yang berguna dan bermanfaat untuk warga nahdliyin, rakyat, bangsa, dan negara yang kita cintai. Aamiin yarobbal alamin," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!