Sandiaga Uno Minta Insinyur Bantu Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Minggu, 19 Desember 2021 - 04:39 WIB
Ia menganggap dalam keluarga, keputusan untuk berwisata maupun membeli produk-produk ekonomi kreatif, sangat ditentukan oleh sang ibu. Oleh karena itu dalam dunia pariwisata dan ekonomi kreatif, keberpihakan terhadap perempuan adalah sesuatu yang sangat bermanfaat. "Kalau menentukan (pergi) berpariwisata, yang menentukan bapak-bapak apa ibu-ibu, (jawabannya) ibu-ibu. Jadi kita perlu membawa pemikiran ibu-ibu ke dalam pariwisata kita. Kalau beli produk-produk ekonomi kreatif, yang menentukan bapak-bapak apa ibu-ibu, (jawabannya) ibu-ibu. Jadi kita harus arus utamakan," ujar Sandiaga Uno.
Ketua Umum PII, Heru Dewanto, dalam kesempatan yang sama menyebutkan transformasi digital telah mendorong ekonomi inklusif, yang memungkinkan semua pelaku bisnis termasuk UMKM untuk menjadi bagian dari pasar dunia dengan membuka akses ke global marketplace. "Insinyur memiliki peran penting untuk bantu meningkatkan daya saing pelaku UMKM melalui keahliannya," ujar Heru Dewanto. (Baca Juga :Insinyur Mendukung Pemulihan Sektor Pariwisata di Indonesia)
Terkait pemberdayaan perempuan, PII melalui Forum Perempuan Insinyur yang dipimpin Hetifah Sjaifudian menyelenggarakan workshop "Women Entrepreneurship," dengan memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM perempuan, sekaligus Pameran UMKM di BNDCC Bali. "Dengan workshop ini diharapkan pelaku UMKM benar-benar dapat memanfaatkan transformasi digital secara maksimal," ujar Hetifah.
Wakil Ketua Komisi X DPR tersebut menambahkan bahwa kegiatan Lokakarya Digital Womenpreneurship, telah memberikan kesempatan pada para perempuan pelaku usaha kreatif di Bali untuk meningkatkan rasa percaya diri dan literasi teknologi mereka. "Melalui lokakarya ini para peserta juga dapat meningkatkan kolaborasi dengan sesama. Kehadiran Mas Sandi di tengah-tengah mereka sungguh menjadi penyemangat yang tidak ternilai. Semoga bisa menambah motivasi para pelaku ekraf untuk bangkit dari pandemi," ujarnya.
Ketua Umum PII, Heru Dewanto, dalam kesempatan yang sama menyebutkan transformasi digital telah mendorong ekonomi inklusif, yang memungkinkan semua pelaku bisnis termasuk UMKM untuk menjadi bagian dari pasar dunia dengan membuka akses ke global marketplace. "Insinyur memiliki peran penting untuk bantu meningkatkan daya saing pelaku UMKM melalui keahliannya," ujar Heru Dewanto. (Baca Juga :Insinyur Mendukung Pemulihan Sektor Pariwisata di Indonesia)
Terkait pemberdayaan perempuan, PII melalui Forum Perempuan Insinyur yang dipimpin Hetifah Sjaifudian menyelenggarakan workshop "Women Entrepreneurship," dengan memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM perempuan, sekaligus Pameran UMKM di BNDCC Bali. "Dengan workshop ini diharapkan pelaku UMKM benar-benar dapat memanfaatkan transformasi digital secara maksimal," ujar Hetifah.
Wakil Ketua Komisi X DPR tersebut menambahkan bahwa kegiatan Lokakarya Digital Womenpreneurship, telah memberikan kesempatan pada para perempuan pelaku usaha kreatif di Bali untuk meningkatkan rasa percaya diri dan literasi teknologi mereka. "Melalui lokakarya ini para peserta juga dapat meningkatkan kolaborasi dengan sesama. Kehadiran Mas Sandi di tengah-tengah mereka sungguh menjadi penyemangat yang tidak ternilai. Semoga bisa menambah motivasi para pelaku ekraf untuk bangkit dari pandemi," ujarnya.
(war)
Lihat Juga :