WHO Melaporkan Sudah 76 Negara Ditemukan Varian Omicron
Rabu, 15 Desember 2021 - 17:58 WIB
World Health Organization (WHO) melaporkan per tanggal 15 Desember 2021 sudah ada 76 negara yang melaporkan temuan kasus varian Omicron. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan World Health Organization (WHO) melaporkan per tanggal 15 Desember 2021 sudah ada 76 negara yang melaporkan temuan kasus varian Omicron .
“WHO melaporkan telah menemukan kasus Omicron baik yang diperoleh dari para pelaku perjalanan maupun yang diperoleh dari komunitas, yang artinya kemungkinan sudah ada penularan di tingkat masyarakat kasus positif Omicron tanpa ada riwayat perjalanan ke luar negeri,” ujar Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam Konferensi Pers secara virtual, Rabu (15/12/2021). Baca juga: Bukan Omicron, China Pastikan Varian AY.4 Mulai Meneror
Nadia mengatakan dari beberapa hasil studi telah dilaporkan kepada WHO terkait Omicron ini seperti di Inggris yang menemukan bahwa kecepatan penularan Omicron 3 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan varian Delta.
Selain itu, kata Nadia, kasus reinfeksi dan juga kasus pada orang dengan riwayat vaksinasi juga ditemukan sehingga menguatkan dugaan sebelumnya bahwa varian Omicron ini mampu menghindar dari sistem kekebalan tubuh manusia.
“WHO melaporkan telah menemukan kasus Omicron baik yang diperoleh dari para pelaku perjalanan maupun yang diperoleh dari komunitas, yang artinya kemungkinan sudah ada penularan di tingkat masyarakat kasus positif Omicron tanpa ada riwayat perjalanan ke luar negeri,” ujar Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam Konferensi Pers secara virtual, Rabu (15/12/2021). Baca juga: Bukan Omicron, China Pastikan Varian AY.4 Mulai Meneror
Nadia mengatakan dari beberapa hasil studi telah dilaporkan kepada WHO terkait Omicron ini seperti di Inggris yang menemukan bahwa kecepatan penularan Omicron 3 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan varian Delta.
Selain itu, kata Nadia, kasus reinfeksi dan juga kasus pada orang dengan riwayat vaksinasi juga ditemukan sehingga menguatkan dugaan sebelumnya bahwa varian Omicron ini mampu menghindar dari sistem kekebalan tubuh manusia.
Lihat Juga :