Kisruh Pelaksanaan Muktamar NU, Rais Aam Inisiatif Gelar Konbes Besok
Senin, 06 Desember 2021 - 19:41 WIB
Rais Aam PBNU, KH Miftachul Ahyar. Foto/Widya Michella
JAKA - Atasi kekisruhan jadwal pelaksanaan muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34, akan digelar Konferensi Besar (Konbes). Hal ini dikatakan Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar.
Baca juga: Panitia Muktamar NU: Malu Saya Kalau Diundur Cuma karena Tempat
Konbes tersebut akan digelar pada Selasa, 7 Desember 2021 dalam rangka memastikan kapan jadwal pelaksanaan Muktamar NU ke-34 di Lampung.
Baca juga: Sindir Gus Ipul, PWNU DKI Jakarta: Muktamar NU Bukan Pilpres
"Maka dengan ini saya memutuskan untuk mengambil alih inisiatif penyelenggaraan Konbes dan saya mengundang Ketua-ketua Tanfidziyah PWNU seluruh Indonesia untuk hadir di Jakarta besok Selasa, 7 Desember 2021 untuk mengikuti Konbes," ucap KH Miftachul Ahyar demikian dikutip dalam rilis resminya, Senin (6/12/2021).
Sebelumnya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar telah menerima puluhan surat dari 22 PWNU yang meminta digelarnya Konbes. "Saya menerima surat-surat usulan dan permintaan Konbes dari sejumlah PWNU, sejauh ini sudah 22 PWNU (dari 32 Total PWNU yang aktif)," kata KH Miftachul.
Baca juga: Panitia Muktamar NU: Malu Saya Kalau Diundur Cuma karena Tempat
Konbes tersebut akan digelar pada Selasa, 7 Desember 2021 dalam rangka memastikan kapan jadwal pelaksanaan Muktamar NU ke-34 di Lampung.
Baca juga: Sindir Gus Ipul, PWNU DKI Jakarta: Muktamar NU Bukan Pilpres
"Maka dengan ini saya memutuskan untuk mengambil alih inisiatif penyelenggaraan Konbes dan saya mengundang Ketua-ketua Tanfidziyah PWNU seluruh Indonesia untuk hadir di Jakarta besok Selasa, 7 Desember 2021 untuk mengikuti Konbes," ucap KH Miftachul Ahyar demikian dikutip dalam rilis resminya, Senin (6/12/2021).
Sebelumnya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar telah menerima puluhan surat dari 22 PWNU yang meminta digelarnya Konbes. "Saya menerima surat-surat usulan dan permintaan Konbes dari sejumlah PWNU, sejauh ini sudah 22 PWNU (dari 32 Total PWNU yang aktif)," kata KH Miftachul.
Lihat Juga :