Presiden Jokowi: Lomba Mural Kapolri Hasilnya Positif
Jum'at, 03 Desember 2021 - 20:43 WIB
Bahkan, Jokowi mengaku, kerap mendapatkan kritikan dari masyarakat di antaranya lewat mural. Namun hal itu, tidak dipermasalahkan oleh Jokowi. "Urusan mural aja ngapain sih. Saya mau dihina, dicaci, difitnah udah biasa. Ada mural aja takut," ujar Jokowi.
Sedikit kilas balik soal niat baik dari Kapolri yang menggagas Festival Mural 2021. Menurut Sigit, acara tersebut lahir ketika ramai permasalahan soal munculnya mural 'Jokowi 404: Not Found'. Lantaran menghormati kebebasan berekspresi dan berpendapat sebagaimana instruksi Presiden Jokowi, Sigit memutuskan untuk memberikan kesempatan atau ruang kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya lewat mural.
Baca juga: Buka Festival Mural Bhayangkara, Kapolri: Bukti Polri Hormati Kebebasan Berekspresi
"Kami sebagai institusi Polri. Memegang teguh aturan yang ada arahan dari Bapak Presiden terkait kebebasan berekspresi sehingga tentunya, ini adalah bukti bahwa kami menghormati kebebasan berekspresi dan ide ini muncul dari diskusi-diskusi karena muncul peristiwa 404 Presiden Jokowi Not Found," ujar Sigit.
Dengan diselenggarakannya festival mural, Sigit memastikan bahwa, baik pemerintah maupun Polri tidak antikritik dari masyarakat. Justru, kata eks Kapolda Banten itu, masukan yang ada akan dijadikan bahan evaluasi untuk yang lebih baik ke depannya. "Pemerintah dan polisi tidak antikritik. Kita memberikan kebebasan berekspresi sebagai penyaluran dari aspirasi dan persepsi masyarakat tentang pemerintah dan Polri. Yang tentunya itu menjadi bagian evaluasi kami untuk bisa menjadi lebih baik," ucap mantan Kabareskrim Polri itu.
Sedikit kilas balik soal niat baik dari Kapolri yang menggagas Festival Mural 2021. Menurut Sigit, acara tersebut lahir ketika ramai permasalahan soal munculnya mural 'Jokowi 404: Not Found'. Lantaran menghormati kebebasan berekspresi dan berpendapat sebagaimana instruksi Presiden Jokowi, Sigit memutuskan untuk memberikan kesempatan atau ruang kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya lewat mural.
Baca juga: Buka Festival Mural Bhayangkara, Kapolri: Bukti Polri Hormati Kebebasan Berekspresi
"Kami sebagai institusi Polri. Memegang teguh aturan yang ada arahan dari Bapak Presiden terkait kebebasan berekspresi sehingga tentunya, ini adalah bukti bahwa kami menghormati kebebasan berekspresi dan ide ini muncul dari diskusi-diskusi karena muncul peristiwa 404 Presiden Jokowi Not Found," ujar Sigit.
Dengan diselenggarakannya festival mural, Sigit memastikan bahwa, baik pemerintah maupun Polri tidak antikritik dari masyarakat. Justru, kata eks Kapolda Banten itu, masukan yang ada akan dijadikan bahan evaluasi untuk yang lebih baik ke depannya. "Pemerintah dan polisi tidak antikritik. Kita memberikan kebebasan berekspresi sebagai penyaluran dari aspirasi dan persepsi masyarakat tentang pemerintah dan Polri. Yang tentunya itu menjadi bagian evaluasi kami untuk bisa menjadi lebih baik," ucap mantan Kabareskrim Polri itu.
Lihat Juga :