Gelar Wayang Orang Bharata, Sekjen PDIP: Nasib Bangsa Bisa Berdikari lewat Kebudayaan
Sabtu, 06 November 2021 - 22:35 WIB
Sekjen Nasional Pelestari Tosan Aji (Senapati) Nusantara itu juga menilai melalui pertunjukan ketoprak dan Wayang Orang bisa menjadi alat bagi masyarakat Indonesia untuk mandiri. "Bagaimana kita meletakkan nasib bangsa dan negara kita sendiri, ya, salah satunya dengan kebudayaan. Wayang orang ataupun ketoprak kalau kita pahami sebenarnya menunjukkan suatu perpaduan yang sempurna," ucapnya.
Dalam lakon Gajah Mada ini, lanjut Hasto, nilai-nilai yang disampaikan sebenarnya masih relevan dengan Sumpah Pemuda. Hasto menuturkan Mahapati Gajah Mada memiliki Sumpah Palapa yang menginginkan nusantara bersatu. Demikian juga semangat dari Sumpah Pemuda.
Baca juga: PDIP Usul Terapkan Sistem Proporsional Tertutup di Pemilu 2024
"Sumpah Pemuda kita menyatakan diri sebagai satu bangsa yang bertanah air satu dan menjunjung tinggi rasa persatuan Indonesia. Demikian juga peringatan Hari Pahlawan pada 10 November yang akan datang itu juga mencerminkan bahwa republik ini dibangun dengan pengorbanan," jelas Hasto.
Politikus asal Yogyakarta itu juga mengingatkan ada keyakinan dan dedikasi yang sangat besar dalam membangun republik ini. Terlepas dari itu, Hasto juga meminta pelaku seni, khususnya Wayang Orang Bharata untuk tetap berkreasi selama pandemi Covid-19. Dia juga memastikan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah menginstruksikan seluruh kadernya yang di eksekutif, legislatif, dan struktur partai untuk memperhatikan pelaku seni di daerah masing-masing.
Dalam lakon Gajah Mada ini, lanjut Hasto, nilai-nilai yang disampaikan sebenarnya masih relevan dengan Sumpah Pemuda. Hasto menuturkan Mahapati Gajah Mada memiliki Sumpah Palapa yang menginginkan nusantara bersatu. Demikian juga semangat dari Sumpah Pemuda.
Baca juga: PDIP Usul Terapkan Sistem Proporsional Tertutup di Pemilu 2024
"Sumpah Pemuda kita menyatakan diri sebagai satu bangsa yang bertanah air satu dan menjunjung tinggi rasa persatuan Indonesia. Demikian juga peringatan Hari Pahlawan pada 10 November yang akan datang itu juga mencerminkan bahwa republik ini dibangun dengan pengorbanan," jelas Hasto.
Politikus asal Yogyakarta itu juga mengingatkan ada keyakinan dan dedikasi yang sangat besar dalam membangun republik ini. Terlepas dari itu, Hasto juga meminta pelaku seni, khususnya Wayang Orang Bharata untuk tetap berkreasi selama pandemi Covid-19. Dia juga memastikan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah menginstruksikan seluruh kadernya yang di eksekutif, legislatif, dan struktur partai untuk memperhatikan pelaku seni di daerah masing-masing.
Lihat Juga :