Membangun Mobil Listrik, Menatap Langit Biru

Sabtu, 06 November 2021 - 05:37 WIB
Pusat-pusat pertumbuhan ekonomi akan tumbuh. Sebut saja, Timika atau Tembaga Pura di Papua sebagai pusat tambang emas Freeport, Morowali di Sulawesi Tengah, Kolaka dan Konawe, Sulawesi Tenggara, serta Soroako, Sulawesi Selatan sebagai pusat industri nikel. Untuk itu, investor asing diharapkan untuk berinvestasi dengan mendirikan pabrik mobil listrik dan baterai di dalam negeri.

Demikian pula, bank dapat ikut mengucurkan kredit di sektor pertambangan. Emiten di sektor pertambangan seperti nikel, baja dan batubara pun akan ikut menikmati manisnya industri ini. Sarinya, saham mereka akan terkerek tinggi.

Saran

Mengapa Cyrillus Harinowo (Komisaris BCA dan Pembina Pusat Studi BUMN) dan Ika Maya Sari Khaidir (Kepala Sentra Bisnis Komersial, Kantor Wilayah XII BCA) sebagai penulis buku ini memilih judul buku dalam Bahasa Inggris? Mungkin, mereka menganggap topik mobil listrik itu sudah mengglobal.

baca juga: Tak Sekadar Jualan, Hyundai Punya Ekosistem Mobil Listrik Lengkap buat Indonesia

Namun, judul itu bisa menekan minat orang untuk membacanya lantaran mengira buku itu berbahasa asing yang tak dikuasainya. Padahal buku ini ditulis dalam Bahasa Indonesia bahkan dikuatkan Kata Pengantar oleh Presiden Joko Widodo dan dilengkapi dengan data dan analisis sehingga patut dibaca siapa saja. Hal itu sebagai sumbang saran dalam membangun dan mengembangkan industri mobil listrik.

Judul: Towards the Age of Electric Vehicles

Penulis: Cyrillus Harinowo PhD, dan Ika Maya Sari Khaidir SE MM

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama (GPU)

Cetakan : pertama, Juni 2021

Ukuran : 330 halaman, 15 x 23 cm

ISBN : 978-602-06-5477-5

ISBN : 978-602-06-5478-2
(ymn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!