Presiden Jokowi Harus Kelola G20, Jangan Sampai Jadi Panggung Politik

Jum'at, 29 Oktober 2021 - 15:33 WIB
Perhatian publik, kata Hensat, akan terpecah-pecah dengan aksi-aksi para tokoh politik yang memanfaatkan G20 ini sebagai panggung untuk dikenal. Baik di internal maupun di dunia. "Pasti ada beberapa manuver-manuver public relation yang akan dilakukan, belum lagi penggunaan media sosial dan media massa yang ada pada saat G20 nanti. Hanya jeda 2 tahun, sangat rawan dimanfaatkan sebagai panggung politik," katanya.

Hensat berharap penyelenggaraan G20 ini akan memberikan manfaat yang luas. Jangan sekadar jadi ajang dokumentasi pemerintah. "Hal itu harus dijelaskan pemerintah," katanya.

Sementara itu, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyebut, penyelenggaraan KTT G20 mendatang bisa menjadi momentum bagi Indonesia untuk berbenah diri.

Baca juga: Tuan Rumah KTT G20, Jokowi Ingin Indonesia Tampilkan yang Terbaik



"Indonesia pasti mau tidak mau berbenah infrastruktur sarana prasarana transportasi IT dan sebagainya dan ini kesempatan betul-betul untuk menata diri supaya kita bisa menjadi tuan rumah yang baik," ujar Sudirman dalam acara yang sama.

G20 juga bisa dijadikan ajang bagi Indonesia untuk unjuk gigi mengenai berbagai aspek dalam negara. "Banyak hal yang bisa kita pamerkan, yang soft misalnya bagaimana mengelola kemajemukan budaya, perbedaan, alam. Tidak banyak negara-negara seberagam kita, seindah kita," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!