Wakil Ketua MPR: Perlu Pendekatan Kultur dan Diplomasi Terkait Konflik Papua
Rabu, 27 Oktober 2021 - 20:44 WIB
Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden Masykuri Abdillah mengatakan, di era Presiden Jokowi pendekatan terhadap Papua dilakukan dengan penekanan pada dialog dan affirmatif action, yang memberikan banyak kekhususan pada Papua. Pada pelaksanaannya dana Otsus belum digunakan secara maksimal karena mekanisme kontrolnya belum cukup. Karena itu, pada Otsus Jilid II ada pendampingan agar penggunaan dana Otsus lebih efektif.
“Tema pemerintah saat ini adalah percepatan pembangunan dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan. Khususnya pada Otsus Jilid II, pemerintah berusaha melibatkan generasi muda karena masih ada sekelompok kecil anak muda belum merasa Indonesia. Tahun 2021 pemerintah sudah mengangkat 1.000 anak Papua untuk bekerja di perusahaan BUMN di luar Papua,” kata guru besar UIN Jakarta tersebut.
Menurutnya, dalam upaya mengatasi konflik di Papua, ada strategi baru yang diterapkan yaitu dialog dengan local champion yang merupakan tokoh-tokoh dari berbagai kalangan seperti tokoh agama, adat, pemuda, perempuan, perguruan tinggi, seniman, dan tokoh-tokoh lain yang memiliki pengaruh terhadap masyarakat Papua, agar slogan torang bisa betul-betul terwujud. “Karena yang terpenting adalah bagaimana masyarakat Papua bisa segera sejahtera,” ujarnya.
“Tema pemerintah saat ini adalah percepatan pembangunan dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan. Khususnya pada Otsus Jilid II, pemerintah berusaha melibatkan generasi muda karena masih ada sekelompok kecil anak muda belum merasa Indonesia. Tahun 2021 pemerintah sudah mengangkat 1.000 anak Papua untuk bekerja di perusahaan BUMN di luar Papua,” kata guru besar UIN Jakarta tersebut.
Menurutnya, dalam upaya mengatasi konflik di Papua, ada strategi baru yang diterapkan yaitu dialog dengan local champion yang merupakan tokoh-tokoh dari berbagai kalangan seperti tokoh agama, adat, pemuda, perempuan, perguruan tinggi, seniman, dan tokoh-tokoh lain yang memiliki pengaruh terhadap masyarakat Papua, agar slogan torang bisa betul-betul terwujud. “Karena yang terpenting adalah bagaimana masyarakat Papua bisa segera sejahtera,” ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :