93 Tahun Sumpah Pemuda, Ini 13 Tokoh Pentingnya
Rabu, 27 Oktober 2021 - 05:30 WIB
Djoko Marsaid merupakan ketua Jong Java yang menjadi wakil ketua saat Kongres Pemuda II berlangsung.
5. Muhammad Yamin
Foto/wikipedia
Muhammad Yamin lahir pada 24 Agustus 1903 di Sawahlunto, Sumatera Barat adalah anggota Sumatra Bond. Dia dikenal sebagai sastrawan, sejarawan, budayawan seklaigus politikus, dan ahli hukum yang dihormati. Yamin adalah salah satu perintis puisi modern Indonesia dan namanya diabadikan sebagai Pahlawan Nasional.
6. Amir Sjarifoeddin Harahap
Foto/wikipedia
Lahir di Medan pada 17 April 1907, Amir Syarifudin banyak menyumbang ide-ide brilian pada saat perumusan Sumpah Pemuda. Dikenal sebagai politikus sayap kiri (sosialis), Amir kemudian menjelma menjadi tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) paling menonjol. Amir pernah menjabt sebagai menteri pada Kabinet Presidensial, Kabinet Sjahrir I, Kabinet Sjahrir II, dan Kabinet Sjahrir III.
Dia juga pernah menjabat sebagai perdana menteri antara 3 Juli 1947 – 29 Januari 1948 dengan membentuk Kabinet Amir Sjarifoeddin I dan II. Amir Sjarifoeddin ditembak mati di Ngaliyan, Solo pada 19 Desember 1948 karena keterlibatannya dalam pemberontakan PKI Madiun tiga bulan sebelumnya.
Baca juga: Sambut Hari Sumpah Pemuda, 100 Buku Bersejarah Sejak Era Kolonial Diterbitkan Kembali
7. WR Supratman
Foto/wikipedia
Wage Rudolf Suparman lahir pada 9 Maret 1903 di Purworejo, Jawa Tengah. Pada penutupan Kongres Pemuda II, WR Supratman memainkan sebuah lagu dengan instrumen biola yang sekarang dikenal sebagai kebangsaan Indonesia Raya. WR Supratman meninggal pada 17 Agustus 1938 di Surabaya, Jawa Timur. Dia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dan tanggal lahirnya ditetakan sebagai Hari Musik Nasional.
8. Sarmidi Mangoensarkoro
Foto/wikipedia
Lahir di Surakarta, 23 Mei 1904, Sarmidi Mangoensarkoro adalah tokoh penting Kongres Pemuda I dan II yang menyampaikan materi mengenai pentingnya pendidikan untuk Indonesia sebagai sebuah bangsa. Dikenal sebagai tokoh Taman Siswa, Sarmidi pernah dipercaya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada 1949-1950.
9. Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo
Foto/wikipedia
Lihat Juga :