Pemerintah Diminta Jangan Terburu-buru Cabut Peraturan PPKM

Minggu, 17 Oktober 2021 - 06:37 WIB
“Kenyataannya dari data sekarang ini kondisi itu (gelombang ketiga, red) amat mungkin terjadi. Pertanyaannya adalah kapan terjadinya itu yang sekarang menjadi perbedaan di antara para ahli,” kata Zubairi.

Apalagi, pergerakan masyarakat untuk melakukan aktivitas di luar rumah cukup sering dan cukup padat. “Sehingga ada risiko penularan,” paparnya.

Menurut dia, gelombang ketiga Covid-19 bisa terjadi tergantung dari masalah perilaku-perilaku masyarakat. Dia menilai gelombang ketiga tidak akan terjadi jika masyarakat mau disiplin potokol kesehatan.

Kemudian, tambah Zubairi, adalah perilaku mutasi virus Covid-19. “Sekarang (menyebar) cepat sambil selalu mutasi terus. Dan muncul 1, 2 mutasi yang mungkin berbahaya di kemudian hari. Jadi yang menyebabkan bahwa bisa muncul gelombang ketiga,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!