Soal Sel Mewah Lapas Cipinang, Kriminolog: Buktikan Aja Langsung ke Dalam

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 20:29 WIB
Leo berharap lapas sendiri seharusnya memiliki inspektorat teknis internal yang dapat mengaudit kondisi lapas dalam jangka waktu tertentu. Sehingga jika muncul tudingan-tudingan atau dugaan-dugaan seperti itu, mereka akan dengan mudah menepisnya berdasarkan data audit internal.

"Jadi pemasyarakatan tidak boleh seperti pemadam kebakaran yang harus terus-menerus menepis isu miring dari luar sana,” terangnya.

Dilanjutkan Leo, berdasarkan studi yang ada saat ini permasalahan utama lapas dan rutan di Indonesia adalah terkait over kapasitas. Artinya jumlah warga binaan memang sudah jauh melebihi kapasitas sehingga dengan sumber daya manusia (SDM) di lapas yang terbatas pasti tidak akan sanggup menanggulanginya.

“Sama hal dengan pelayanan kesehatan, jika hanya memiliki beberapa dokter namun harus melayani sekian ribu orang, tentu juga tak akan sanggup. Di Indonesia 1 petugas harus mengawasi lebih dari 45 orang, bahkan di beberapa lapas 1 petugas biasa mengawasi 300 orang narapidana, jadi bagaimana mungkin pengawasannya maksimal,” kata dia.

Leo menyarankan perlunya kembali menata lapas di Tanah Air. Salah satunya dengan mengurangi over kapasitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!