Kader Jadi Relawan Ganjar Bertambah, PDIP Harus Hati-hati
Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:12 WIB
PDIP disarankan menyikapi bertambahnya kader yang mendukung gerakan relawan Ganjar Prranowo secara hati-hati. Foto/ist
JAKARTA - Bertambahnya dukungan kader untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 menuai perdebatan di internal PDIP . Terakhir, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto (Bambang Pacul) menyebut loyalis Ganjar sebagai celeng atau babi hutan. Sementara Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo sekaligus deklarator Seknas Ganjar Indonesia di Purworejo Albertus Sumbogo menyebut kepemimpinan Bambang melahirkan kader bermental bebek dan babu.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengingatkan bahwa PDIP perlu menyikapi hal ini secara hati-hati. Sebab kalau tidak, bakal menimbulkan perpecahan internal PDIP. "Ya ini harus disikapi hati-hati oleh PDIP. Ini bisa menjadi bibit perpecahan di PDIP," kata pria yang akrab disapa Hensat itu saat dihubungi, Rabu (13/9/2021).
Baca juga: Sindir Ambisi Politik Ganjar, PDIP Jateng: Bergerak Lewat Tangan Orang Lain
Menurut Hensat, pada dasarnya yang bisa meredam geliat pendukung Ganjar untuk capres 2024 adalah Ganjar sendiri. Karena, dukungan sejumlah kader dan pengurus struktural PDIP kepada Ganjar menunjukkan bibit-bibit ketidakpatuhan dengan garis partai.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengingatkan bahwa PDIP perlu menyikapi hal ini secara hati-hati. Sebab kalau tidak, bakal menimbulkan perpecahan internal PDIP. "Ya ini harus disikapi hati-hati oleh PDIP. Ini bisa menjadi bibit perpecahan di PDIP," kata pria yang akrab disapa Hensat itu saat dihubungi, Rabu (13/9/2021).
Baca juga: Sindir Ambisi Politik Ganjar, PDIP Jateng: Bergerak Lewat Tangan Orang Lain
Menurut Hensat, pada dasarnya yang bisa meredam geliat pendukung Ganjar untuk capres 2024 adalah Ganjar sendiri. Karena, dukungan sejumlah kader dan pengurus struktural PDIP kepada Ganjar menunjukkan bibit-bibit ketidakpatuhan dengan garis partai.
Lihat Juga :