Kritik Pedas Ahmad Dhani untuk Pangkostrad Letjen TNI Dudung
Minggu, 03 Oktober 2021 - 11:39 WIB
Musikus yang besar di Surabaya itu menegaskan, agama merupakan ranah privat seseorang. Menjadi berbeda misalnya hal tersebut dibicarakan dalam konteks kajian.
Menurut Dhani, ucapan Dudung tentang ‘semua agama sama’ tidak pada momentum mengenai kajian agama. Hal sama juga terjadi pada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beberapa waktu lalu yang dianggapnya juga bukan pada forum kajian.
Untuk itu, Dhani menyebut tindakan Dudung itu semacam penyimpangan kewenangan. “Menurut saya ada abuse of power di situ. Karena dia panglima (Pangkostrad) lho, dia komandan lho. Dia bicara seperti itu maksudnya apa? Kalau aku ya, entah sedikit atau banyak ada abuse of power karena itu bukan tupoksi dia,” ucap suami Mulan Jameela ini.
Dhani kembali menegaskan, penilaiannya ini semata-mata bukan membahas benar atau salah pernyataan Dudung, tapi ucapan itu dianggap tak sesuai tugasnya sebagai pangkostrad.
Belum ada pernyataan resmi Dudung terkait video tersebut. Namun mantan Pangdam Jaya itu sebelumnya telah meluruskan mengenai pernyataan yang menuai reaksi luas masyarakat itu. Dia menegaskan, pernyataan untuk internal prajurit itu agar mereka mengedepankan toleransi beragama.
Menurut Dhani, ucapan Dudung tentang ‘semua agama sama’ tidak pada momentum mengenai kajian agama. Hal sama juga terjadi pada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beberapa waktu lalu yang dianggapnya juga bukan pada forum kajian.
Untuk itu, Dhani menyebut tindakan Dudung itu semacam penyimpangan kewenangan. “Menurut saya ada abuse of power di situ. Karena dia panglima (Pangkostrad) lho, dia komandan lho. Dia bicara seperti itu maksudnya apa? Kalau aku ya, entah sedikit atau banyak ada abuse of power karena itu bukan tupoksi dia,” ucap suami Mulan Jameela ini.
Dhani kembali menegaskan, penilaiannya ini semata-mata bukan membahas benar atau salah pernyataan Dudung, tapi ucapan itu dianggap tak sesuai tugasnya sebagai pangkostrad.
Belum ada pernyataan resmi Dudung terkait video tersebut. Namun mantan Pangdam Jaya itu sebelumnya telah meluruskan mengenai pernyataan yang menuai reaksi luas masyarakat itu. Dia menegaskan, pernyataan untuk internal prajurit itu agar mereka mengedepankan toleransi beragama.
Lihat Juga :