Menlu Sampaikan Kekhawatiran Tren Diskriminasi Vaksin ke WHO

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 03:49 WIB
Selain itu, Retno juga meminta negara yang memiliki kelebihan vaksin untuk melakukan dose sharing mechanism atau berbagi vaksin kepada negara yang membutuhkan.

“Untuk dose sharing, saya sekali lagi menekankan negara-negara dengan kelebihan pasokan dosis harus berbagi dosisnya dengan lebih transparan, menyampaikan waktu pengiriman, dan menghindari berbagi dosis vaksin yang sudah akan habis masa berlakunya,” jelasnya.

Dia menambahkan Ia mengatakan pembentukan pusat manufaktur vaksin mRNA yang sudah dilakukan di Afrika Selatan harusnya direplikasi di wilayah lain untuk mempercepat peningkatan produksi vaksin. Menurutnya, Indonesia siap menjadi pusat produksi vaksin Asia Pasifik. Baca juga: Jelang PTM Tahap II, 72.500 Siswa di Jakbar Sudah Divaksin Covid-19

“Saya sampaikan untuk kawasan Asia Pasifik Indonesia siap untuk menjadi hub,” tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!