Johan Budi Sebut Rekrutmen 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Karena Kapolri Butuh
Rabu, 29 September 2021 - 14:31 WIB
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi Sapto Pribowo. FOTO/MPI/Carlos Roy Fajarta
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berencana merekrut 56 pegawai KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) menjadi anggota Polri. Rencana ini dinilai karena Kapolri membutuhkan kinerja mantan pegawai KPK itu, bukan untuk meredam kegaduhan.
"56 pegawai KPK tidak lolos TWK itu sudah bertahun-tahun bekerja di KPK dan sudah menunjukkan kinerja serta integritasnya. Kita harus mengakui hal itu. Mungkin alasan detailnya bisa ditanyakan ke Pak Kapolri. Kemampuan, kinerja dari 56 pegawai KPK ini bisa diangkut, dikaryakan di Kepolisian untuk membantu kepolisian," kata Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi Sapto Prabowo di Gedung Nusantara II DPR Senayan Jakarta, Rabu (29/9/2021) siang.
Menurutnya, pandangan bahwa perekrutan 56 mantan pegawai KPK tidak lolos TWK hanya untuk meredam kegaduhan sebagai isu tidak benar.
Baca juga: Johan Budi Apresiasi Pernyataan Jokowi Soal Nasib 75 Pegawai KPK
"56 pegawai KPK tidak lolos TWK itu sudah bertahun-tahun bekerja di KPK dan sudah menunjukkan kinerja serta integritasnya. Kita harus mengakui hal itu. Mungkin alasan detailnya bisa ditanyakan ke Pak Kapolri. Kemampuan, kinerja dari 56 pegawai KPK ini bisa diangkut, dikaryakan di Kepolisian untuk membantu kepolisian," kata Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi Sapto Prabowo di Gedung Nusantara II DPR Senayan Jakarta, Rabu (29/9/2021) siang.
Menurutnya, pandangan bahwa perekrutan 56 mantan pegawai KPK tidak lolos TWK hanya untuk meredam kegaduhan sebagai isu tidak benar.
Baca juga: Johan Budi Apresiasi Pernyataan Jokowi Soal Nasib 75 Pegawai KPK
Lihat Juga :