Beredar Flyer Saatnya yang Muda Pimpin PBNU
Kamis, 23 September 2021 - 12:59 WIB
Baca juga: Kiai Sepuh Bertemu di Lirboyo, Minta Muktamar NU Digelar Tahun Ini
Direktur Eksekutif Indostrategic Khoirul Umam menilai sejumlah tokoh dalam flyer itu tergolong para Kiai muda NU yang akan lebih siap untuk memimpin PBNU sekitar satu dekade ke depan. “Sebagai kekuatan masyarakat sipil berbasis Islam terbesar di Indonesia (Islamic-based civil society), PBNU patut dipimpin oleh para Kiai yang berlevel Alim Allamah, mampu mengayomi seluruh elemen umat Islam Indonesia, memahami betul spirit Khittah Nahdlatul Ulama tahun 1926, dan bisa menjadi rujukan kredibel dalam wacana serta kajian ke-Islaman Nusantara dan dunia internasional,” katanya.
Dia pun mengungkapkan hasil survei Indostrategic pada periode 23 Maret- 5 April 2021. “KH Marzuki Mustamar berada di peringkat pertama dengan dukungan sekitar 24,7%, disusul KH Hasan Mutawakkil Alallah (22,2%), lalu KH Said Aqil Siradj (14,8%),” kata Khoirul.
Kemudian, KH Bahaudin Nursalim atau Gus Baha (12,4%), KH Yahya Cholil Staquf (3,7%), KH Marsyudi Syuhud (1,2%), KH Ahmad Fahrur Rozi Burhan (1,2%), KH Ali Maschan Moesa (1,2%). Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Imdadun Rahmat belum bisa memberikan komentarnya mengenai flyer yang beredar itu. “Saya masih rapat,” kata Imdadun.
Direktur Eksekutif Indostrategic Khoirul Umam menilai sejumlah tokoh dalam flyer itu tergolong para Kiai muda NU yang akan lebih siap untuk memimpin PBNU sekitar satu dekade ke depan. “Sebagai kekuatan masyarakat sipil berbasis Islam terbesar di Indonesia (Islamic-based civil society), PBNU patut dipimpin oleh para Kiai yang berlevel Alim Allamah, mampu mengayomi seluruh elemen umat Islam Indonesia, memahami betul spirit Khittah Nahdlatul Ulama tahun 1926, dan bisa menjadi rujukan kredibel dalam wacana serta kajian ke-Islaman Nusantara dan dunia internasional,” katanya.
Dia pun mengungkapkan hasil survei Indostrategic pada periode 23 Maret- 5 April 2021. “KH Marzuki Mustamar berada di peringkat pertama dengan dukungan sekitar 24,7%, disusul KH Hasan Mutawakkil Alallah (22,2%), lalu KH Said Aqil Siradj (14,8%),” kata Khoirul.
Kemudian, KH Bahaudin Nursalim atau Gus Baha (12,4%), KH Yahya Cholil Staquf (3,7%), KH Marsyudi Syuhud (1,2%), KH Ahmad Fahrur Rozi Burhan (1,2%), KH Ali Maschan Moesa (1,2%). Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Imdadun Rahmat belum bisa memberikan komentarnya mengenai flyer yang beredar itu. “Saya masih rapat,” kata Imdadun.
(rca)
Lihat Juga :